KEDIRI – Sebagai seorang Babinsa juga memiliki tugas dan kewajiban menjaga dan membina generasi muda. Melihat belasan anak masih berseragam sekolah dan berada di warung kopi, di Jalan KKO Usman Kelurahan Dandangan Kecamatan Kota Kediri, Senin (05/08).
Sertu Abu Nur Arifin langsung mendatangi kerumunan anak ini. Setelah diberikan pembinaan kemudian masalah anak mbolos ini dilimpahkan ke Satpol PP Kota Kediri.
Diterangkan Babinsa Dandangan Sertu Abu, saat dirinya tengah patroli rutin kewilayahan. Merupakan tanggung jawab dirinya atas amanat diberikan pimpinan. Seiring maraknya kasus narkoba dan judi online dengan sasaran anak muda.
“Saat kami melakukan patroli kewilayahan, mendapati kerumunan anak sekolah berada di dalam warung kopi. Akhirnya kami ketahui mereka mbolos sekolah,” ungkap Sertu Abu.
Selanjutnya belasan anak diketahui masih duduk di bangku SMA dan SMP ini diamankan Satpol untuk dilakukan pembinaan. Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP, Agus Dwi Ratmoko membenarkan telah mengamankan sejumlah anak sekolah terjaring razia.
“Ada belasan siswa, kita bawa ke Mako Satpol PP untuk dilakukan pembinaan sekaligus untuk pihak sekolah juga kita panggil. Untuk bersama – sama melakukan membina dan selanjutnya anak – anak ini kita serahkan ke sekolah,” ungkapnya.
Atas kejadian ini, Sertu Abu menyampaikan himbauan kepada para pemilik usaha atau warung kopi. Untuk tidak mengijinkan anak-anak masih berstatus pelajar dan waktunya sekolah, datang tanpa tujuan yang jelas di tempat usahanya.
“Sebaiknya tidak diperkenankan apalagi mereka masih berseragam sekolah. Mencari ilmu lebih penting daripada mbolos atau melakukan hal yang tidak manfaat,” harapnya.
Jurnalis : Kintan Kinari Astuti Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









