Coach Tony Ho saat memimpin latihan di Stadion Canda Bhirawa (Nanang Priyo Basuki)

Batal Latihan di Stadion Brawijaya, Coach Tony Ho Pertanyakan Harus Ijin Kepolisian?

Bagikan Berita :

KEDIRI – Sejumlah wartawan menunggu sejak pukul 13.00 wib di Stadion Brawijaya, Selasa (25/01) dipaksa gigit jari. Setelah menunggu satu jam lebih di depan pintu masuk, tiba-tiba didapat kabar tim Persedikab berlatih di Stadion Canda Bhirawa Pare. Pembatalan ini cukup mendadak, karena sebelumnya agenda tersebut disampaikan Kepala Pelatih Persedikab, Tony Ho.

Semula dijadwalkan Senin akan berlatih di Stadion Brawijaya, kemudian dimundurkan sehari. Namun tiba-tiba pihak manajemen Bledug Kelud mendapat kabar bila tidak mendapatkan ijin dari pihak Panpel Persik, selaku penggelola Stadion Brawijaya. “Memang biasanya melalui surat, makanya kini kami sedang rapat untuk mengambil langkah-langkah,” jelas Media Officer Persedikab, Dimas Andika.

Saat babak penyisihan, Persedikab secara resmi memang mengajukan surat untuk sewa stadion. “Kemudian saat kita sudah agendakan jadwal dan tempat latihan, akhirnya didapat kabar pihak penggelola stadion menyatakan tidak siap. Padahal kita hanya latihan rutin, untuk itu dalam beberapa hari ke depan kita akan fokus berlatih di home base kami saja,” jelasnya.

Keterangan berbeda justru disampaikan Coach Tony Ho, bahwa alasan yang diterimanya bahwa pihak Kepolisian tidak memberikan ijin untuk berlatih. “Tidak bisa latihan di Brawijaya, katanya tidak dapat ijin Polisi,” terangnya. Dimungkinkan pembatalan ini dikarenakan terjadi kesalahpahaman. Hingga berita ini diturunkan, Ketua Panpel Persik Widodo Hunter belum bisa dikonfirmasi.

editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :