25 Regu Adu Ketangkasan di Kediri, Barongsai Dibidik Jadi Lumbung Medali Porprov 2027

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Sebanyak 25 regu dari sejumlah daerah di Jawa dan Bali ambil bagian dalam Kejuaraan Barongsai dan Naga Walikota Kediri Cup 2026. Tak sekadar menjadi ajang adu kemampuan, kompetisi ini dimanfaatkan Kota Kediri untuk menjaring bibit atlet yang diproyeksikan memperkuat kontingen pada Porprov Jawa Timur 2027.

Wakil Wali Kota Kediri Qowimmudin Thoha mengatakan, perkembangan barongsai dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perubahan signifikan. Barongsai yang sebelumnya lebih dikenal sebagai pertunjukan hiburan, kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan secara prestasi.

“Barongsai sekarang bukan hanya hiburan, tetapi sudah menjadi cabang olahraga prestasi. Ini momentum mencari bibit atlet, apalagi pada Porprov sebelumnya Kota Kediri meraih tiga emas dari barongsai,” kata Qowimmudin.

Menurut dia, tingginya minat masyarakat terhadap barongsai, termasuk dari kalangan pelajar, turut menunjukkan bahwa olahraga tersebut semakin diterima di tengah masyarakat.

Perkembangan itu, lanjut Qowimmudin, juga memperlihatkan adanya akulturasi budaya. Di sisi lain, kejuaraan barongsai dinilai memiliki potensi mendukung sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Ini juga sejalan dengan sport tourism. Semakin banyak peserta dan tamu yang datang ke Kota Kediri, semakin banyak yang mengenal kota ini dan ikut menggerakkan perekonomian,” ujarnya.

Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko menambahkan, Walikota Kediri Cup 2026 mempertandingkan dua kategori, yakni seni dan ketangkasan.

Selain menjadi bagian dari proses pencarian atlet untuk Porprov Jatim 2027, kejuaraan tersebut juga dimanfaatkan KONI untuk menguji kesiapan fasilitas olahraga di Kota Kediri.

“Kita sambil mengukur venue yang kita pakai, apakah mampu menggelar kejuaraan setingkat Porprov,” kata Eko.

Kejuaraan ini menjadi salah satu tahapan awal bagi Kota Kediri dalam memetakan kekuatan atlet barongsai menjelang Porprov Jawa Timur 2027. Penampilan para peserta akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan pembinaan dan persiapan atlet ke depan.

Kota Kediri sebelumnya berhasil meraih tiga medali emas dari cabang barongsai pada Porprov. Capaian tersebut menjadi modal sekaligus target bagi daerah itu untuk kembali mengandalkan barongsai sebagai salah satu cabang penyumbang medali.

Tak hanya berorientasi pada Porprov 2027, pengalaman menjadi tuan rumah kejuaraan ini juga menjadi bagian dari evaluasi kesiapan Kota Kediri menghadapi proyeksi sebagai tuan rumah Porprov 2029. Dengan demikian, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga menjadi ajang menguji kesiapan penyelenggaraan dan fasilitas olahraga di Kota Kediri.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan