foto : Sigit cahya Setyawan / kediritangguh

Korsleting Diduga Picu Kebakaran di RS Muhammadiyah Kediri, Tidak Ada Korban Jiwa

KEDIRI — Kepanikan sempat terjadi di Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Ahmad Dahlan, Selasa sore (19/05), setelah kebakaran melanda area kantin dan koperasi rumah sakit. Asap tebal yang membumbung hingga lantai dua membuat pasien, keluarga pasien, hingga tenaga kesehatan berhamburan keluar ruangan untuk dievakuasi.

Empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Melalui Humas RSM, Ananta Raharjo memastikan situasi saat ini sudah kondusif dan terkendali.

Menurutnya, respon cepat tim internal rumah sakit bersama petugas pemadam kebakaran membuat api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa. Seluruh prosedur tanggap darurat, termasuk evakuasi pasien, keluarga pasien, pengunjung, dan tenaga kesehatan berjalan cepat dan terkoordinasi.

“Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh pasien dan tenaga kesehatan berada dalam kondisi aman, dan pelayanan rumah sakit secara bertahap sedang dipulihkan agar kembali normal,” ujarnya.

Pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait insiden kebakaran tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban, peristiwa ini sempat membuat suasana rumah sakit mencekam. Asap tebal yang mengepul dari area kantin memicu kepanikan pengunjung dan pasien, sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran bersama tim rumah sakit.

Kepala UPT Damkar Kota Kediri, Dhany Adi Projo menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar satu jam sebelum api berhasil dipadamkan.

“Sekitar satu jam yang lalu kami mendapat laporan dari RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan telah terjadi kebakaran di area kantin dan koperasi. Penyebab masih kita dalami,” ujarnya.

Menurut Dhany, proses pemadaman sempat terkendala akses masuk kendaraan pemadam ke area rumah sakit yang cukup padat. Namun kondisi tersebut berhasil diatasi sehingga api tidak sempat merambat lebih luas.

“Alhamdulillah sudah bisa kami padamkan. Total ada empat unit pemadam yang diterjunkan termasuk dari damkar kabupaten kedirk. Kendalanya di rute masuk kendaraan karena area rumah sakit, tapi bisa kita atasi,” tambahnya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Asap pekat yang naik ke lantai dua membuat pihak rumah sakit langsung mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi pasien demi keselamatan.

“Kemungkinan besar konslet seperti biasa. Ada asap yang membumbung ke lantai dua otomatis pihak rumah sakit mengevakuasi para pasien,” jelas Dhany.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan