Dua Kali Unggul, Persik Kediri Gagal Kunci Kemenangan atas PSIM

Bagikan Berita :

KEDIRI – Pertandingan sarat tensi tersaji saat Persik Kediri berhadapan dengan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (13/02). Laga yang berlangsung intens tersebut berakhir imbang 2-2, meski Macan Putih sempat dua kali berada di atas angin.

Sejak menit awal, Persik langsung menunjukkan ambisi menguasai jalannya pertandingan. Tekanan tinggi diperagakan melalui pergerakan agresif Ernesto Gomes dan Adrian Luna yang terus menggedor pertahanan lawan. Dominasi itu akhirnya berbuah manis pada menit ke-31.

Gol pembuka lahir dari kombinasi rapi satu-dua sentuhan antara Immanol Garcia dan Ernesto Gomes yang sukses membelah lini belakang PSIM. Jan Toral yang menerima umpan matang dengan tenang menaklukkan penjaga gawang. Persik unggul 1-0 dan publik pendukung sempat bersorak lega.

Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Pada menit ke-37, Ezequiel Vidal memanfaatkan celah di lini pertahanan Persik. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persik tetap tampil dengan kontrol permainan yang cukup baik. Aliran bola dari lini tengah terbangun lebih sistematis.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-57 setelah wasit menunjuk titik penalti akibat pelanggaran di area terlarang. Ezra Wallian yang dipercaya sebagai algojo menuntaskan tugasnya dengan eksekusi terukur. Persik kembali unggul 2-1.

Sayangnya, skenario serupa kembali terulang. Lima menit kemudian, tepatnya pada menit ke-62, PSIM kembali menyamakan kedudukan. Umpan silang Raka Cahyana sukses disambut Ezequiel Vidal yang mencetak gol keduanya dalam laga ini.

Setelah gol tersebut, momentum perlahan bergeser ke kubu PSIM. Serangan dari sisi sayap yang digerakkan Fahreza Sudin dan Andi Irfan membuat Persik beberapa kali berada dalam tekanan.

Pelatih Persik, Marcos Reina, mencoba mengubah dinamika permainan dengan memasukkan Rodrigo Dias menggantikan Jose Enrique. Pergantian ini memberi tambahan energi di lini depan. Rodrigo sempat menciptakan dua peluang emas, namun belum cukup untuk mengubah papan skor.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tetap bertahan. Hasil ini membuat Persik harus puas berbagi satu poin, meski secara statistik tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.

Tambahan satu angka belum cukup mengangkat posisi Macan Putih. Mereka kini masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara, pekerjaan rumah yang jelas menuntut konsistensi dan ketajaman lebih pada laga berikutnya.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
Bagikan Berita :