foto : Sigit Cahya Setyawan

Asah Kemampuan Respon Cepat, Pokmas Lirboyo Mapan Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana

Bagikan Berita :

KEDIRI – Gelombang kepedulian terhadap keselamatan warga menggema di bumi Kelurahan Lirboyo. Melalui gerakan cinta air dan kesiapsiagaan bencana, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Lirboyo Mapan menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi Satlinmas, Forum Relawan Bencana (F-PRB), serta Relawan Tanggap Bencana Lirboyo. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (15/11) ini menghadirkan instruktur dari Koramil Mojoroto dan BPBD Kota Kediri, mempertegas bahwa mitigasi bencana adalah ikhtiar bersama.

Pelatihan ini menyoroti keterampilan dasar yang esensial dalam upaya penyelamatan warga saat bencana terjadi. Mulai dari teknik evakuasi, mengenali potensi risiko, hingga langkah-langkah pertolongan darurat—semua dipaparkan dengan lugas, memberi bekal yang nyata bagi para relawan. Joko Ariyanto, Kalaksa BPBD Kota Kediri, menyampaikan apresiasinya. Baginya, urusan bencana tak pernah menjadi tanggung jawab satu pihak saja, melainkan kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.

Dari sisi teknis, Jaenal selaku narasumber BPBD mengingatkan bahwa wilayah Lirboyo menyimpan potensi bencana yang harus terus diwaspadai. Angin puting beliung, banjir genangan, hingga gempa dapat saja terjadi tanpa aba-aba. Karena itu, kemampuan respons cepat dari Satlinmas dan relawan tanggap bencana menjadi pilar penting untuk mengurangi risiko serta kerugian.

“Meski potensi bencananya tak sebesar daerah lain, kewaspadaan tetap menjadi kunci. Satlinmas dan relawan adalah perpanjangan tangan BPBD di lapangan. Saat kejadian berlangsung, mereka bisa segera melapor melalui layanan Mbak Wali 112 agar penanganan cepat dilakukan,” ujarnya.

Pokmas Lirboyo Mapan

foto : Sigit Cahya Setyawan

Sesi praktik menjadi bagian yang paling menghidupkan suasana. Para peserta diajak melakukan simulasi evakuasi warga, belajar menggunakan tandu darurat, hingga memindahkan korban dengan teknik yang aman. Di setiap praktik, ditekankan pentingnya koordinasi antarwarga—karena sering kali, detik-detik pertama menjadi penentu nasib korban.

Pokmas Lirboyo Mapan berharap pelatihan ini dapat menumbuhkan budaya siaga bencana di lingkungan mereka. Dengan keterampilan dasar yang kini dimiliki Satlinmas dan Relawan Tanggap Bencana di Lirboyo diharapkan lebih siap, lebih tenang, dan lebih terarah saat bencana menghampiri.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
Bagikan Berita :