Simulasi Sirekap Serentak di wilayah Mojoroto (Muhamad Dastian Yusuf)

Sempat Kendala Sinyal, Simulasi Sirekap Serentak Berjalan Lancar

Bagikan Berita :

KEDIRI – Demi suksesnya Pilkada Serentak, digelar uji coba aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) secara serentak seluruh Indonesia, Kamis, (21/11) dimulai pukul 15.00 WIB. Tujuannya, untuk memastikan kesiapan teknis saat penggunaan aplikasi saat hari H penghitungan.

Dikonfirmasi disela simulasi, Divisi Perencanaan Data dan Informasi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Faiz, menjelaskan. Bahwa Sirekap adalah sistem digital yang dirancang untuk mempermudah proses rekapitulasi suara di berbagai tingkatan, mulai dari kecamatan hingga provinsi. Selain itu, Sirekap juga meningkatkan transparansi hasil pemilu.

“Sirekap adalah alat bantu untuk rekapitulasi suara. Data yang diunggah dari setiap TPS dapat dipublikasikan secara langsung dan bisa diakses oleh masyarakat luas,” terang Faiz.

Namun, Faiz menekankan bahwa Sirekap hanya alat bantu. KPU tetap mengacu pada dokumen C-Hasil. Yakni formulir hasil penghitungan suara di TPS, sebagai pedoman utama apabila terjadi kekeliruan pada aplikasi.

Sebelum uji coba ini, KPU telah menggelar dua kali bimbingan teknis (Bimtek) bagi petugas KPPS bakal ditempatkan di TPS. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah perubahan cara penulisan angka. Jika pada pemilu sebelumnya menggunakan angka digital, kali ini angka ditulis secara manual seperti tulisan biasa.

“Perubahan ini bertujuan meningkatkan akurasi pembacaan angka oleh aplikasi. Misalnya, angka 4 harus ditulis terbuka, dan angka 7 ditulis tanpa coretan di tengah,” jelasnya.

Faiz juga menyebutkan bahwa aplikasi Sirekap versi terbaru telah diperbarui untuk meminimalkan kesalahan pembacaan angka, menjadikannya lebih akurat dibandingkan pemilu sebelumnya.

Dalam uji coba ini, terdapat beberapa kendala teknis, seperti masalah login akibat beban server yang tinggi. “Karena ini uji coba serentak secara nasional, kemungkinan server belum sepenuhnya stabil. Selain itu, sinyal juga bisa menjadi faktor,” tambah Faiz.

Kendati demikian, Faiz optimis bahwa hasil evaluasi dari uji coba ini akan menjadi dasar perbaikan ke depan. KPU Kota Kediri juga memastikan kesiapan teknis untuk uji coba rekapitulasi di tingkat kecamatan yang akan digelar selanjutnya.

Terkait simulasi aplikasi Sirekap, Dijelaskan Nia Sari selaku Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Kediri. Bahwa bagi seluruh TPS di Kota Kediri, wajib mengunggah data ke Sirekap tanpa terkecuali. Kota Kediri dinilai tidak memiliki kendala terkait jaringan internet.

Sehingga semua TPS harus memastikan foto hasil penghitungan suara yang diunggah memiliki pencahayaan yang jelas dan bebas dari bayangan.

“Dengan Sirekap, diharapkan proses rekapitulasi suara dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan akurat, sehingga mendukung suksesnya Pilkada serentak 2024,” jelasnya.

jurnalis ; Muhamad Dastian Yusuf
editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :