KEDIRI – Kejadian penganiayaan dilakukan oknum kepala desa di Kabupaten Kediri terhadap satu satu oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Kediri. Didapat kabar pihak korban melalui kuasa hukumnya, bakal mencabut laporannya.
Keterangan di atas disampaikan Bagus Romadhon selaku Ketua PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Kediri terus memantau perkembangan kasus ini.
“Kami telah mendapatkan data siapa saja pihak terlibat, baik oknum kepala desa serta dua oknum ASN. Dari hasil investigasi kami, mengarah telah terjadi cinta segi tiga dan pemicu masalah diduga perempuan saat itu bersama korban,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Oknum ASN Pemerintah Kota Kediri dikabarkan menjadi korban penganiayaan di Jalan Dhoho Kota Kediri. Dari keterangan sejumlah sumber, kejadian terjadi pada 9 Mei lalu, saat korban sedang di Jalan Dhoho bersama perempuan merupakan teman kerjanya.
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji saat dikonfirmasi, memastikan bahwa kasus ini diproses lanjut sesuai hukum yang berlaku. “Kami telah cek ke anggota dan kasus ini proses lanjut,” terangnya.
Sementara pihak oknum kepala desa saat dikonfirmasi menyampaikan, pasrah sepenuhnya kepada pihak penagak hukum. “Kami persilahkan untuk memproses kasus ini. Kami juga tidak mempermasalahkan jika kasus saya mau dipublikasikan,” terang oknum kades tersebut saat dikonfirmasi Kamis kemarin.
editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









