KEDIRI – Apresiasi langsung diberikan Dewan Pembina Persik Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Pasca Persik Kediri mampu mengalahkan tuan rumah Persib Bandung dengan skor 2-0. Cukup membanggakan, bahwa selama 14 pertandingan atau tepatnya sejak 8 Agustus lalu, tim ini belum pernah terkalahkan.
“Main e uaaapikkk, tenang dan bermain taktis,” ucap Mas Dhito sapaan akrabnya, dikonfirmasi usai pertandingan, Minggu (10/12).
Hall Simpang Lima Gumul (SLG) pun serasa bergetar, atas terciptanya gol dan puncaknya saat wasit rustoshi Nakamura dari Jepang meniup peluit selesai pertandingan.
Memainkan empat gelandang serang, Persik justru mendominasi pertandingan sejak awal dan justru berdasarkan statistik. Mampu 65% menciptakan banyak peluang lewat Renan Silva, Supriadi dan Flavio. Sedangkan Persib sesekali menekan lewat Ciro Alves dan David Da Silva.
Meski kehilangnya Hamra Hehanussa karena cidera di menit 33, tidak mengurangi daya gempur serta kuatnya pertahanan Persik Kediri. Penampilan kedua kiper, baik Kevin Mendoza pada Persib maupun Dikri Yusron pada Persik, sebenarnya cukup gemilang.
Hingga babak pertama usai skor tetap 0-0, memasuki babak kedua, Persik memasukkan Irfan Bachdim dan Nuri Fasya, menggantikan Supriadi dan Simen Lyngbo. Akhirnya gol pertama tercipta, setelah Renan Silva dijatuhkan di kotak terlarang. el Maestro pun mengambil sendiri eksekusi ini dan tercipta gol di menit 49.
Tak selang lama, Persik berhasil menggandakan keunggulan lewat tendangan bebas sang Kapten, Anderson Naschimento menit 60. Rupanya, Persik terus berniat menggencarkan serangan dengan memasukkan Khanafi menggantikan Flavio Silva terlihat kelelahan. Namun hingga babk akhir skor tetap 2-0 untuk keunggulan Persik.
Duet Renan Silva dan Anderson Naschimento layak disebut sebagai bintang dalam pertandingan ini. “Juga penampilan gemilang kiper Dikri Yusron,” ucap Mas Dhito.
Jurnalis : Sigit Cahya Setyawan Editor : Nanang Priyo Basuki