Massa saat berorasi di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur di Kediri (Oktavian Yogi Pratama)

Gabungan LSM Laporkan Oknum Kepala Sekolah Terlibat Pungutan Liar

KEDIRI – Bertempat di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur di Kediri, Selasa kemarin. Puluhan massa gabungan LSM menggelar aksi, menyuarakan terjadinya pungutan liar. Berupa praktik bisnis seragam di lingkungan sekolah. Diduga dilakukan oknum kepala SMA maupun SMK.

Kehadiran sejumlah LSM ini mendesak agar M. Ramli dicopot jabatannya sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan. Harapan kedua, disampaikan Ketua LSM Bidik SIB Jawa Timur, Andik Haryanto, meminta aparat penegak hukum membersihkan segala bentuk pungli dilakukan oknum tidak bertanggung jawab.

“Kita sepakat satu kata satu komando untuk membersihkan pungli pungli yang sudah ada yang selama ini terus menerus dilakukan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dan oknum oknum yang ingin memperkaya diri sendiri,” ucapnya.

Hal ini sejalan surat edaran dikeluarkan Gubernur Jawa Timur tertanggal 27 Juli 2023. Untuk menghentikan segala bentuk pungutan ataupun jual beli seragam sekolah melalui koperasi. Mediasi pun digelar namun didapat kabar Ramli tidak berada di tempat. Pihak cabang dinas diwakilkan Sidik Purnomo, selaku Kasi Pendidikan Menengah dan Kejuruan.

Dikonfirmasi usai menemui perwakilan LSM, Sidik menjelaskan. “Berkaitan dengan penjualan seragam di sekolah baik SMA dan SMK, juga berkaitan dengan mekanisme daftar ulang. Saat daftar ulang, masyarakat jangan dibebani dengan adanya iuran tambahan. Sehingga kalau bias digratiskan,” terangnya.

Didik Purnomo juga menegaskan, bila terdapat oknum kepala sekolah maupun pihak lain di dalam sekolah yang melanggar ketentuan ini, maka bisa dipidanakan. “Karena aturan  secara administrasi sudah diluncurkan, peraturan Gubernur juga sudah disampaikan,” jelasnya.

Terkait ketidakhadiran kepala cabang dinas, Sidik membenarkan namun hasil dari mediasi dan harapan gabungan LSM tetap akan disampaikan kepada pimpinan.

Jurnalis : Oktvian Yogi Pratama
Editor : Nanang Priyo Basuki