Massa LSM Gerak Indonesia saat aksi di depan PG Ngadirejo (istimewa)

Massa Gerak Indonesia Demo PG Ngadirejo Terkait Limbah Panas

KEDIRI – Massa dari LSM Gerak Indonesia menggelar aksi di depan PG Ngadirejo, Rabu (26/07). Tuntutan mereka terkait dugaan pencemaran air dan berdampak terhadap warga tinggal di sekitar pabrik gula ini. Menyikapi hal ini, pihak pabrik melalui Zainul Arif selaku Humas PG Ngadirejo justru mempertanyakan beberapa hal. Diantaranya terkait kesepakatan hasil mediasi dan keberadaan LSM ini.

Salah satu yang menjadi sorotan LSM, terkait air dikeluarkan dari PG Ngadiredjo menjadikan dampak bagi warga sekitar. Kemudian pada 14 Juli lalu, digelar mediasi difasilitasi Polres Kediri melibatkan perwakilan LSM dan pihak PG Ngadirejo.

“Sebelumnya sudah ada pertemuan dimediasi pihak Polres Kediri melibatkan LSM dan PG Ngadirejo. Dalam mediasi ini disampaikan bahwa warga sekitar pabrik mengalami keresahan terkait limbah cair dikeluarkan PG Ngadirejo. Namun faktanya tidak satupun warga sekitar pabrik merasakan dirugikan,” ucap Zainul Arif.

Zainul justru mempertanyakan keberadaan LSM, diketahuinya fokus pada gerakan anti korupsi. “LSM yang berdemo sebenarnya fokus kepada gerakan anti korupsi. Akan tetapi hari ini mereka malah bergerak pada limbah pabrik.  Tujuannya apa juga belum jelas. Padahal dalam kesepakatan mediasi diberi jangka waktu satu bulan,” terangnya.

Dia juga berharap bahwa keberadaan LSM ini tidak semata-mata mencari celah atau kesalahan pabrik. “Mereka juga harus belajar dengan Dinas Lingkungan Hidup dan peraturan telah ditetapkan oleh pemerintah. Bukan ketentuan yang diharapkan oleh LSM. Tadi dilakukan mediasi belum 5 menit, mereka sudah pergi. Bahwa ini bukan murni aspirasi warga tapi aspirasi mereka sendiri,” tegasnya.

Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim
Editor : Nanang Priyo Basuki