Wali Kota Kediri Gelar Doa Bersama Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ini Pesan Pentingnya

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Persatuan, kerukunan, dan stabilitas keamanan menjadi fondasi penting bagi keberhasilan pembangunan. Pesan tersebut mengemuka dalam doa bersama yang dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri untuk memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Selasa (20/10/2026), itu menjadi momentum untuk memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa, menjaga keharmonisan masyarakat, sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan nasional. Acara tersebut juga diisi tausiyah oleh Ketua PCNU Kota Kediri, K.H. Abu Bakar Abdul Jalil.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, kebersamaan dalam doa menjadi salah satu bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar perjalanan pemerintahan ke depan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, sore hari ini kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat untuk bersama-sama memanjatkan doa dan rasa syukur. Bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” ujar Vinanda.

Menurutnya, dua tahun kepemimpinan nasional merupakan bagian dari perjalanan panjang pembangunan Indonesia. Masih terdapat berbagai harapan masyarakat yang harus diwujudkan, tantangan yang perlu diatasi, serta pekerjaan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Vinanda menegaskan, pemerintah daerah turut memiliki tanggung jawab dalam mendukung pencapaian Asta Cita Presiden. Karena itu, keberhasilan pembangunan tidak cukup dinilai dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Ia menilai, situasi daerah yang aman, tenteram, dan harmonis menjadi salah satu faktor penting agar program pembangunan dapat berjalan optimal.

“Saya optimistis semua itu bisa berjalan dengan baik ketika Kota Kediri dalam keadaan aman, tenteram, dan masyarakatnya hidup rukun. Karena itu, saya senang sekali sore ini kita bisa berkumpul bersama jajaran Forkopimda, TNI, Polri, dan para tokoh lintas agama. Kita semua tentu ingin Kota Kediri terus dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi,” ungkapnya.

Kerukunan Jadi Modal Pembangunan

Vinanda berharap doa bersama tersebut membawa harapan bagi terjaganya kedamaian Indonesia, mencegah perpecahan, serta memastikan pembangunan memberikan kebaikan bagi seluruh masyarakat.

Secara khusus, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan kerukunan yang telah terbangun di Kota Kediri. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat juga diharapkan semakin kuat agar berbagai tantangan dapat dihadapi secara bersama-sama.

“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu semua yang sudah mengikuti doa bersama. Mari kita berdoa agar ke depan menjadi lebih baik lagi dan kita senantiasa diberi kemudahan serta kelancaran, agar bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kota Kediri,” kata Vinanda.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan dua tahun pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden, tetapi juga wujud dukungan terhadap program-program pemerintah.

Ia berharap kebijakan dan berbagai upaya pembangunan yang dijalankan dapat memperkuat kepentingan nasional serta mendukung terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045.

Menurut Kresno, target tersebut membutuhkan dukungan dan partisipasi berbagai pihak. Doa bersama menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon kelancaran bagi setiap upaya yang dilakukan demi kemajuan bangsa.

“Kita mengajak rekan-rekan di sini untuk mendukung beliau melalui doa yang kita panjatkan. Semoga apa yang dicita-citakan dan diusahakan untuk bangsa ini diberikan kemudahan. Semoga Indonesia Emas 2045 bisa tercapai dan Indonesia menjadi bangsa yang besar,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, perwakilan Forkopimda, Komandan Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur AKP Joko Widodo, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, Ketua FKUB Moch. Salim, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, jajaran TNI dan Polri, pengurus FKUB Kota Kediri, serta tamu undangan lainnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kediri berharap semangat persatuan dan toleransi terus terpelihara sebagai modal bersama dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat kehidupan bermasyarakat, dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.