KEDIRI — Konsep tempo dulu atau yang akrab disebut jadul dihadirkan pada Pos Pengamanan dan Pelayanan Natal dan Tahun Baru (Posyan Nataru) di wilayah hukum Polsek Kota Kediri. Tak sekadar menjadi pos pelayanan, lokasi ini disulap menjadi ruang publik yang ramah keluarga dengan taman bacaan serta deretan wayang golek berkarakter khas.
Kapolsek Kota Kediri AKP Bowo Wicaksono menjelaskan, Posyan Nataru terbuka bagi masyarakat umum. Selain dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat selama libur akhir tahun, pengunjung juga dapat menikmati hiburan seni tradisional yang disuguhkan langsung di lokasi.
Pemandangan menarik terlihat pada siang hari kemarin. AKP Bowo tampak akrab menghibur seorang anak yang berkunjung ke Posyan Nataru yang berada tepat di depan Alun-Alun Kota Kediri. Dengan memainkan wayang golek, suasana penuh tawa tercipta tanpa sekat antara polisi dan masyarakat.
Menurut AKP Bowo, pendekatan humanis ini menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga. Ia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban menjelang malam pergantian tahun.
“Kami mengingatkan agar tidak mengonsumsi narkoba maupun minuman keras, serta menghindari konvoi kendaraan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.
AKP Bowo berharap seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Kediri, dapat merayakan malam tahun baru dengan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kedamaian.
Bagikan Berita :








