foto : Polsek Kota

Tragedi di Kamar Kos Hayam Wuruk: Diduga Dipicu Cemburu, Mahasiswi Kuliah di Kediri Akhiri Hidupnya Gantung Diri

Bagikan Berita :

KEDIRI — Pagi di Kota Kediri mendadak berubah suram ketika seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Hayam Wuruk 30, Kelurahan Dandangan, Kamis (27/11). Perempuan berinisial RVD (25), asal Trenggalek, ditemukan dalam kondisi tergantung, memunculkan dugaan kuat bahwa ia mengakhiri hidupnya sendiri.

Kapolsek Kediri Kota, Kompol Ridwan Sahara, membenarkan kabar duka tersebut. Menurutnya, temuan itu bermula saat seorang tetangga kos dimintai tolong oleh pacar korban untuk mengecek keadaan sang mahasiswi karena tak kunjung bisa dihubungi.

“Pacarnya meminta tolong untuk memastikan kondisi korban. Saat diperiksa, korban sudah dalam keadaan tergantung,” ungkap Kompol Ridwan.

Sosok pacar korban diketahui berinisial YAK (25), warga Lumajang yang bekerja sebagai staf notaris di Kediri. Ia merasa gelisah hingga akhirnya meminta bantuan tetangga untuk memastikan keselamatan kekasihnya.

Ketika saksi tiba, pintu kamar diketuk berulang kali namun tak ada jawaban. Mengikuti pesan sang pacar, ia mencoba mengintip melalui celah jendela krepyak. Dari sana, terlihat tubuh RVD sudah tak bernyawa, tergantung di ventilasi pintu yang menghubungkan kamar dengan ruang dapur.

Terkejut dan tak percaya, saksi langsung menghubungi YAK agar segera kembali ke lokasi. Saat proses evakuasi berlangsung, saksi lain memperhatikan bahwa celana korban dalam keadaan basah—diduga sebagai tanda bahwa ia telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan. Setelah diturunkan, jasad RVD dibaringkan perlahan di atas kasur.

“Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan. Indikasi sementara, ini murni kasus bunuh diri,” lanjut Kapolsek.

Dari keterangan awal, dugaan motif asmara mencuat sebagai penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya. RVD disebut terpukul setelah mengetahui kedekatan pacarnya dengan perempuan lain, yang sempat memicu pertengkaran sebelum peristiwa terjadi.

Jenazah RVD kemudian dibawa untuk pemeriksaan medis lanjutan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
Bagikan Berita :