KEDIRI – Lapas Kelas IIA Kediri sita ratusan barang narapidana saat menggelar razia gabungan kamar hunian, Jumat pagi (25/04). Menggandeng Polres Kediri, Polres Kediri Kota, TNI, Sub Den Pom V-2 Kediri, BNN hingga Brimob, tim gabungan temukan banyak senjata tajam modifikasi.
Dijelaskan Solichin selaku Kalapas meski banyak menyita barang namun tidak ditemukan Handphone, Pungli maupun Narkoba (Halinar).
“Alhmdulillah bisa bersinergi untuk mewujudkan Lapas Kediri Zero Halinar. Namun ditemukan sajam yang dibuat dari sikat gigi, sendok, ada cukur jenggot dan kartu remi,” jelasnya.
Selain itu juga disita cermin, korek api, paku, gelas, piring karena berpotensi dipakai sebagai senjata tajam modifikasi untuk pertahanan diri para narapidana.
“Sementara untuk kartu remi dan domino untuk dikhawatirkan untuk judi. Judi nya dalam bentuk jatah makan. Biasanya telur itu dipakai buat taruhan,” ungkapnya.
Namun terkait sanksi, Solichin menyebut tidak bisa memberi sanksi tegas karena saat penggeledahan para Napi dikeluarkan dari kamar tahanan dan barang sitaan ditemukan di kamar sehingga tidak mengetahui siapa pemiliknya.
“Jika ada temuan membawa HP atau Narkoba mereka akan dapat sanksi strap sel atau selama 1 tahun tidak mendapatkan hak kunjungan, remisi atau pembebasan bersyarat,” jelas Kalapas.
Kalapas menambahkan kini jumlah penghuni lapas terdapat 944 orang dimana dalam satu bulan ada razia internal rutin hingga 9x untuk memastikan bahwa Lapas Kediri Zero Halinar.
Jurnalis: Sigit Cahya SetyawanBagikan Berita :









