Terpikat Besangan Ikan, Pekerja Tambangan Hanyut Ditelan Sungai Brantas

Bagikan Berita :

KEDIRI – Pagi yang semula berjalan biasa di tepian Sungai Brantas berubah menjadi kecemasan panjang. Seorang remaja asal Desa Mlati dilaporkan hanyut terseret derasnya arus sungai pada Senin (29/12).

Hingga pencarian dilakukan sampai pukul 16.00 WIB, keberadaan korban masih belum ditemukan.

Korban diketahui bernama Dava Raihan Pramana Putra (19). Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di aliran Sungai Brantas wilayah Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Kapolsek Mojo, Karyawan Hadi, menjelaskan bahwa sebelum kejadian korban tengah bekerja di tambangan bersama saksi M. Baihaki, yang masih memiliki hubungan keluarga.

Saat perahu hendak bersandar, perhatian korban tertuju pada sebuah botol berisi ikan—besangan—yang hanyut terbawa arus.

“Tertarik dengan besangan tersebut, korban melepas celana training hitamnya lalu melompat ke sungai untuk mengejar. Namun arus sungai saat itu sangat deras, korban terseret dan tidak muncul kembali ke permukaan,” ujar AKP Karyawan.

Korban sempat terlihat terbawa arus sejauh kurang lebih 250 meter dari titik awal ia melompat. Setelah menunggu sekitar 30 menit tanpa tanda-tanda kemunculan, saksi bersama keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mojo.

Petugas yang tiba di lokasi hanya menemukan barang-barang milik korban, berupa satu celana training hitam dan sepasang sandal hitam di tepi sungai. Upaya pencarian segera dilakukan dengan menyusuri aliran Sungai Brantas, namun hingga sore hari hasil masih nihil.

Pencarian dipastikan akan terus dilanjutkan dengan melibatkan BPBD Kabupaten Kediri serta relawan, guna memperluas area penyisiran sepanjang aliran sungai. Di tengah derasnya arus dan waktu yang terus berjalan, harapan keluarga masih menggantung, menunggu kabar dari sungai yang belum mengembalikan.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
Bagikan Berita :