KEDIRI – Harga Pertamax telah lebih dahulu diputuskan naik oleh pemerintah pusat, menjadi Rp 12.500 per liter dari sebelumnya Rp 9.000 per liter. Begitu juga harga Solar non subsidi jenis Dexlite Rp 12.950 per liter kenaikkan mencapai selisih Rp. 7.800 per liter. Sinyalemen kuat, BBM jenis Pertalite dan Solar serta LPG 3 kilogram bakal menyusul naik.
Namun di luar kabar soal kenaikan harga BBM, kini patut menjadi perhatian keberadaan ‘SPBU nakal’. Harus mendapatkan pengawasan khusus, karena ada indikasi sejumlah SPBU mencuri takaran kepada konsumen. Keluhan pemilik kendaraan khususnya sepeda motor. Diantaranya saat membeli pada SPBU berada di Jalan Semeru Kelurahan Tamanan dan SPBU berada di Jalan Mayor Bismo Semampir. Terkait hal ini, Kepala Disperindagin Kota Kediri, Tanto Wijohari memberikan penjelasan.
“Kami rutin melakukan terra ulang. Kami akan ajak semua rekan-rekan media saat pelaksanaannya. Kepada SPBU akan kami minta memasang spanduk pemberitahuan, bila peralatan mereka telah usai diuji terra. Dengan pemasangan ini semoga konsumen merasa nyaman,” jelas Tanto dikonfirmasi beberapa waktu lalu.









