pasangan Dewi Sulistiyaningsih dan Andik Setiawan didampingi Atik Suprihatin, Kepala Ruang Bersalin RSKK (Wildan Wahid Hasyim)

Senyum Sumringah Ibu Bayi Perempuan Kembar Tiga, Warga Kampungbaru Kepung

Bagikan Berita :

KEDIRI – Senyum sumringah ditunjukkan pasangan Dewi Sulistiyaningsih dan Andik Setiawan, pasangan suami istri baru saja dikaruniai tiga putri kembar. “Alhamdulillah, mirip-mirip semua jadi bingung. Elvira Syakila Putri setiawan, Elvani Syakila Putri Setiawan dan  Elvina Syakila Putri Setiawan, biar gampang panggilnya. Kemungkinan bayinya akan dirawat di sini dulu sampai kondisinya stabil,” ucap Dewi, saat ditemui jurnalis kediritangguh.co, Kamis (30/11).

Dengan didampingi dr. Melisa, merupakan Dokter Spesialis Anak  di Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK). Ketiga bayi kini masih dalam ruang perawatan khusus dan tim medis rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Kediri, sengaja memberikan perhatian khusus.

“Kondisinya cukup stabil dan kondisinya cukup berat karena bayi lahir kondisinya prematur atau belum cukup bulan. Usianya 32 minggu dan ternyata triplet. Jadi yang satu 1,4 kg, dan yang dua 1,3 kg. Saat lahir, kondisinya ketiganya tidak langsung menangis, makanya sampai sekarang kita support dengan bantuan nafas. Jenis kelaminnya perempuannya semua dan tidak ada yang kembar siam dan semuanya satu-satu semua. Hanya yang dua ini berbagi satu plasenta dan lahirnya sendiri sendiri,” terang dr. Melisa.

Awalnya, bayi kembar ini mau dipertahankan untuk lahir normal. “Tetapi ketubannya pecah, akhirnya dilakukan operasi Cesar pada Selasa siang. Langsung kita lakukan pematangan dan perkembangan parunya cukup baik dan sudah bekerja dengan baik. Kita pantau terus respon bayi ini, mulai dari saluran nafas, saluran cerna dan terutama pada otaknya,” jelasnya.

Orang tua bayi pun secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana telah memberikan perhatian lebih kepada dirinya dan keluarga. Dia mengaku mengetahui bayinya kembar tiga pada bulan kemarin. Padahal, jelas Dewi, dari keluarganya atau keluarga suami tidak ada memiliki keturunan bayi kembar.

“Saya diantarkan sama suami dan tetangga. Sementara pihak rumah sakit sudah memantau sejak bulan kemarin. Anak pertama juga operasi Cesar di sini dan sekarang berumur 7 tahun. Sebenarnya waktu usia kandungan 4 bulan, kita tahunya kembar dua. Rupanya yang satunya ketutupan yang kembar dua,” ucapnya.

Tim Dinas Sosial atas perintah Mas Dhito sapaan akrab Bupati Kediri, juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan Pemerintah Desa Kampungbaru Kecamatan Kepung. “Saya sudah perintahkan direktur RS dan Kadinsos untuk terus memantau perkembangan ibu dan ketiga bayinya. Tim eksekusi lapangan telah kami turunkan,” jelas Mas Dhito.

Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim
editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :