Tim relawan bencana saat mengevakuasi kakek tua masih bertahan di rumah (Roy Kurnia)

Sempat Evakuasi Sejumlah Warga, Relawan Bencana Kota Kediri Dipukul Mundur Lahar Panas

Bagikan Berita :

KEDIRI – Seakan tak pernah padam demikian gambaran semangat para relawan bencana dari Kota Kediri terdiri dari BPBD dan Ormas PEKAT IB, pada Senin (06/12). Usai menggelar apel pasukan dan pengarahan dari Basarnas, bersama kekuatan dari TNI, Polri serta relawan bencana lainnya mulai melakukan penyisiran. Begitu memasuki Zona Merah, radius 2 kilometer dari Gunung Semeru terpaksa balik kanan karena mendengar suara gemuruh disusul awan panas dan bau belerang yang menyenggat.

Disampaikan Joko Supriyanto, Ketua Forum PRB Kota Kediri berada di lokasi bencana, operasi pencarian dimulai pukul 06.00 wib dengan sasaran tiga titik, Curah Kobokan, Gladak Perak dan Tambang Satuhan / Kebondeli Utara. “Kemudian sekira pukul 07.53 wib tercatat ada getaran, disusul hujan abu intesitas tipis di sekitar Dusun Kamar kajang Desa Sumberwuluh,” jelasnya.

Pun demikian, tim relawan bencana Kota Kediri sempat mengevakuasi sejumlah orang termasuk anak-anak dan seorang kakek renta yang masih bertahan di rumah. “Mungkin beliau ketinggalan dan memilih bertahan di rumah. Telah berhasil kami evakuasi, kami gendong kemudian saat ini berada di posko utama. Namun kami para relawan terpaksa dipukul mundur karena terdengar suara gemuruh, bau belereng dan hujan abu,” terang Roy Kurnia Irawan, Ketua DPD PEKAT IB.

Setelah kondisi kembali aman, sekira pukul 10.15 wib proses pencarian kembali dilakukan namun kali ini menggerakan peralatan berat. Namun kembali dihentikan karena terjadi peningkatan aktifitas guguran awan panas dari puncak Gunung Semeru.

“Saat ini seluruh tim berada di posko utama, namun tadi kami sempat mengevakuasi beberapa jenasah tertimbun di sejumlah rumah dekat dengan aliran Sungai Lengkong. Pukul 15.30 wib proses pencarian menggunakan alat berat dihentikan karena kondisi hujan dan akan dilanjutkan besok,” terang Kang Aji sapaan akratb Ketua Forum PRB

Editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :