Asri Musaffa alias Ilung (Anisa Fadila)

Semangat Tak Lekang Usia di Lintasan Tanah: Peserta 49 Tahun Bersinar di Final Funcross KSF 2025 Kediri

Bagikan Berita :

KEDIRI – Deru mesin Vespa menggema di GOR Jayabaya, Minggu (12/10/2025), menandai puncak Final Funcross Kediri Scooter Festival (KSF) 2025. Di bawah terik matahari, debu berterbangan bersama semangat para scooterist yang beradu keterampilan dan keberanian di lintasan tanah. Namun, perhatian penonton tertuju pada satu sosok yang mencuri hati: seorang pembalap berusia 49 tahun, tangguh dan berjiwa muda, yang sukses menorehkan prestasi dengan meraih juara dua kelas standard tune up.

Dari lebih dari 80 peserta yang ikut berlaga, hanya 12 pembalap terbaik yang berhasil melaju ke babak final. Mereka tampil memukau di tengah sorak-sorai penonton yang memadati area balapan.

“Semua pembalap kita pastikan memakai helm dan perlengkapan safety lengkap untuk meminimalkan risiko cedera,” ujar Reza, salah satu panitia Funcross KSF.

Reza menambahkan, antusiasme peserta tahun ini meningkat tajam. Tak hanya memperebutkan hadiah uang tunai untuk lima besar, panitia juga menyiapkan beragam bonus menarik dari komunitas Vespa, mulai dari knalpot kustom hingga voucher eksklusif. Aura kompetitif berpadu dengan semangat kekeluargaan khas scooterist Indonesia, menjadikan setiap putaran roda sarat makna dan cerita.

Di antara para finalis, nama Asri Musaffa — akrab disapa Ilung — mencuri perhatian. Pria asal Kediri Selatan ini bukan wajah baru di dunia Vespa balap. Meski usia hampir setengah abad, semangatnya masih membara di lintasan, menjadikannya simbol bahwa cinta pada Vespa tak mengenal usia.

“Saya sudah ikut balapan Vespa sejak sebelum ada KSF, waktu masih era Vespa balap. Tapi sejak KSF pertama sampai sekarang, yang paling besar dan ramai se-Indonesia tetap Kediri Scooter Festival,” tutur Ilung dengan nada bangga.

Lestarikan Budaya Vespa

foto : Anisa Fadila

Baginya, KSF bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan ruang untuk melestarikan budaya Vespa balap yang telah lama hidup di komunitas. Ia mengapresiasi kerja keras panitia yang mampu menyajikan lintasan dengan kualitas terbaik.

“Lintasan di GOR Jayabaya tahun ini bagus, kering, lebar, dan enak buat balapan. Jadi bisa tampil maksimal tanpa takut tergelincir,” ujarnya.

Sorak kemenangan Ilung menjadi simbol bahwa semangat Vespa bukan hanya milik anak muda, melainkan milik siapa pun yang mencintai kebersamaan, sportivitas, dan kenangan di atas dua roda klasik.

Kediri Scooter Festival 2025 sekali lagi membuktikan diri bukan sekadar festival otomotif, tetapi juga wadah persaudaraan lintas generasi — tempat di mana pengalaman, keberanian, dan cinta pada Vespa berpadu menjadi satu cerita yang hidup di setiap deru mesin.

jurnalis : Anisa Fadila
Bagikan Berita :