KEDIRI – Halaman SMPN 1 Kota Kediri, pada Selasa (28/10), berubah menjadi lautan semangat dan penuh warna. Di bawah langit cerah memasuki akhir Bulan Oktober, tawa dan yel-yel para siswa menggema. Memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dirangkai dengan pra-Dies Natalis ke-75 sekolah unggulan di Kota Kediri ini.
Sejak pagi, energi muda itu telah terasa. Barisan siswa berarak keliling sekolah dalam kirab penuh keceriaan, mengenakan kostum hasil kreasi sendiri, lengkap dengan properti unik buatan tangan. Setiap langkah mereka seperti menyulam makna persatuan di tengah keberagaman, seirama dengan semangat yang diikrarkan para pemuda 96 tahun silam.
Kepala SMPN 1 Kota Kediri, Satriyani Widyawati Rahayu, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi ruang tumbuh bagi karakter dan nilai kebersamaan.
“Setiap tahun kami padukan peringatan Sumpah Pemuda dengan rangkaian Dies Natalis karena waktunya berdekatan. Lewat kegiatan ini, kami ingin membangkitkan semangat generasi muda untuk bersatu dalam keberagaman,” ungkapnya penuh keyakinan.
Satriyani menambahkan, yang dinilai bukan kemegahan tampilan, melainkan semangat, kekompakan, dan rasa persaudaraan antar siswa.
“Kami ingin anak-anak belajar bahwa kemenangan sejati bukan tentang siapa yang paling menonjol, melainkan siapa yang paling mampu bekerja sama,” ujarnya.
Kemeriahan tak berhenti di kirab. Beragam lomba non akademik dan akademik turut digelar sebagai ajang unjuk bakat dan kreativitas siswa. Dari lantunan vokal solo dan paduan suara, denting musik ensambel, tarian energik, hingga puisi dan pidato berapi-api—semuanya menjadi panggung bagi ekspresi muda yang penuh ide dan imajinasi.
Tak ketinggalan, lomba Matematika, IPA, dan IPS juga diselenggarakan untuk mengasah daya pikir sekaligus mempersiapkan siswa menuju Olimpiade Sains Nasional (OSN). Dalam harmoni kegiatan ini, intelektualitas dan kreativitas berpadu menjadi satu.
Ketua Kelas 8C, Griselda Nabila Maharani mengaku bangga bisa ikut serta. Dengan mata berbinar, ia menceritakan proses persiapan yang melibatkan seluruh anggota kelas.
“Kami menyiapkan semuanya bareng-bareng — dari yel-yel, kostum, sampai properti. Setiap kelas punya tema berbeda, tapi semangatnya sama: saling mendukung dan bersatu,” tutur Grisel sapaan akrabnya.
Acara ini menjadi bukti bahwa semangat Sumpah Pemuda bukan sekadar kenangan sejarah, melainkan napas kehidupan yang nyata di tengah generasi muda hari ini.
Puncak Dies Natalis ke-75 SMPN 1 Kota Kediri akan digelar pada 4 November mendatang, menghadirkan resepsi kebersamaan antara guru, siswa, dan tamu undangan. Pada momentum istimewa itu, sekolah juga akan meluncurkan program Sekolah Moderasi Beragama, sebagai bentuk nyata komitmen menanamkan nilai toleransi, keberagaman, dan kebinekaan dalam lingkungan pendidikan.
Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat itu, SMPN 1 Kota Kediri kembali menegaskan dirinya bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi rumah bagi generasi muda yang berani bermimpi, berkarya, dan menghargai perbedaan.
Bagikan Berita :jurnalis : Anisa Fadila









