KEDIRI – Kejadian angin puting beliung pada Jumat sore kemarin masih menyisakan rasa duka mendalam. Kenapa? Karena sejumlah kendaraan baik roda empat dan roda dua, mengalami rusak berat. Evakuasi terakhir dilakukan tim DLHKP di Halaman Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Senin (04/04). Honda Beat warna hitam nopol W 5073 SQ berhasil dikeluarkan keadaan rusak berat.
“Kami sampaikan permohonan maaf, bahwa tidak ada santunan atas kendaraan yang rusak karena musibah tersebut,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit, dikonfirmasi Senin malam. Bahwa, sedikitnya terdapat lima mobil di halaman Kediri Town Square (Ketos), satu mobil di depan Loka POM Kediri, Jalan PK. Bangsa Kota Kediri serta sejumlah sepeda motor di sejumlah titik lokasi bencana.
Demi mengantisipasi agar tidak terjadi kejadian serupa, Kalaksa BPBD Kota Kediri, Indun Munawarroh memberikan himbauan kepada semua pemilik kendaraan. Agar berhati-hati saat hujan deras apalagi disertai angin kencang. “Sesuai data BMKG, saat ini Kota Kediri masa perpindahan dari musim hujan ke musim kemarau, biasa disebut Pancaroba. Kami menghimbau, bukan hanya kepada pemilik kendaraan namun juga menjaga keselamatan nyawa untuk diutamakan. Masa ini diperkirakan pertengahan April hingga memasuki awal Mei,” terangnya.
Sementara, tim DLHKP kembali diterjunkan sepanjang hari ini, setelah kemarin sempat istirahat selama satu hari. Dua pohon Beringin berukuran raksasa berada di Halaman Loka POM dan Halaman Disbudparpora mulai dilakukan pembersihan. “Sebagai antisipasi, kami telah agendakan pemangkasan sejumlah pohon besar. Agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” jelas Anang Kurniawan, Kepala DLHKP Kota Kediri.









