KEDIRI – Atas dasar aduan dari warga Desa Paron Kecamatan Ngasem, terdapat 8 warganya terjangkit Demam Berdarah, Khusnul Arif selaku Ketua Satgas Peduli Partai NasDem Kabupaten Kediri. Pada Sabtu (12/03) menerjunkan tim dengan membawa peralatan lengkap fogging. Mulai dari Perumahan Canda Bhirawa dilanjutkan sejumlah titik atas arahan Kepala Desa Paron Buyung Wicaksono didampingi kader jumantik dan bidan desa.
Disampaikan Buyung Wicaksono, dirinya menyampaikan terima kasih kepada Khusnul Arif yang juga Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri terjun bersama Satgas Nasdem Peduli. ”Saya terima kasih kasih kepada Nasdem yang cepat tanggap melakukan Fogging. Karena kegiatan fogging yang dilakukan Partai Nasdem ini sebagai langkah antisipasi agar kasus berdarah di Desa Paron tidak terjadi dan menyebar kemana-mana,” ungkapnya.
Setelah menjalani perawatan medis, diterangkan Kades Paron, kini 8 warganya tersebut telah dinyatakan sehat dan diijinkan pulang. Tingginya kasus DB dibenarkan Koordinator Pengolah Demam Berdarah Puskesmas Ngasem, Laste Menanti. Berdasarkan data, warga yang terjangkit DB di Kecamatan Ngasem paling banyak di Desa Sukorejo. “Sejauh ini dari pihak Puskesmas melakukan pembinaan kader jumantik minimal melakukan satu tahun sekali merefresh ilmunya dari kader jumantik,” katanya.
Karena keterbatasan anggaran, dalam kegiatan fogging hanya pada 12 Desa. Maka solusinya Puskesmas Ngasem melakukan program fogging fokus. “Artinya, fogging focus, apabila ada warga terjangkit DB, harus ada laporan dari pihak rumah sakit dan paling tidak ada tiga warga mengalami panas berarti ada indikasi penyaluran. Baru bisa dilakukan fogging focus,” jelasnya.
Dikonfirmasi disela-sela kegiatan, Khusnul Arif akrab disapa Senopati NasDem, menyampaikan. Dalam kegiatan fogging di Desa Paron, menyiapkan peralatan fogging dua unit beserta cairan untuk membasmi nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). “Ini merupakan bentuk nyata ikhtiar Partai Nasdem, membantu melakukan fogging guna mencegah penyebaran wabah demam berdarah dan pemberantasan nyamuk Aedes Aegypti,” ungkapnya
Ditambahkannya, kegiatan fogging ini sebenarnya bukan satu-satunya cara untuk mengantisipasi wabah DB. ”Akan tetapi melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bisa dilakukan dengan beragam cara. Namun yang utama kepedulian warga setempat dengan gotong royong membersihkan lingkungan masing-masing,” terang Khusnul Arif.









