KEDIRI – Lautan Vespa membanjiri Kabupaten Kediri, Sabtu (5/10) malam, dalam gelaran “Vespa Merah Putih 2025”. Ribuan pecinta Vespa dari berbagai penjuru Indonesia tumplek blek di satu lokasi, menjadikan acara ini bukan sekadar ajang perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, tetapi juga momen reuni akbar dan simbol persaudaraan antar scooterist.
Suasana penuh nostalgia terasa sejak sore. Deretan Vespa klasik dan modern berjajar rapi, sebagian dihiasi bendera merah putih dan ornamen unik khas penggemar Vespa.
“Bagi saya Vespa adalah dunia saya. Touring itu obat lelah saya. Senang rasanya bisa berkumpul lagi dengan saudara-saudara Vespa dari seluruh Indonesia,” ungkap Dani (60), peserta asal Surabaya yang telah mengoleksi Vespa sejak 1980-an.
Ketua pelaksana kegiatan, Basuki Eko Margono, menjelaskan bahwa acara dimulai dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Dana diperoleh dari kas komunitas Poker (Paguyuban Orang Kediri Enthusiast Rider) serta donasi sukarela dari anggota.
“Alhamdulillah terkumpul cukup banyak amplop. Kami ingin acara ini tidak hanya euforia, tapi juga membawa manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Usai kegiatan sosial, malam puncak berlangsung meriah. Ribuan peserta larut dalam hiburan musik dangdut dan band lokal seperti Ontran-Ontran Janssen, Nelly, dan Dan Basito Reggae yang sukses menghidupkan suasana.
Keesokan paginya, peserta melakukan riding bareng keliling kota, diakhiri dengan pengundian doorprize spektakuler—termasuk satu unit mobil dan satu unit Vespa klasik sebagai hadiah utama.
Basuki menambahkan, peserta datang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Kalimantan Timur.
“Yang paling menarik, komunitas terbesar yang hadir adalah Portugis (Orang Tua-Tua Gelas Scooter), anggotanya kebanyakan sudah di atas 50 tahun, bahkan ada yang berusia 80 tahun. Ini bukti Vespa menyatukan lintas usia,” katanya.
Satu Vespa, Sejuta Saudara
Ketua Poker, Shokib Dimyanti, turut mengapresiasi antusiasme para scooterist. Ia menyebut acara ini sempat tertunda beberapa kali, namun akhirnya bisa terlaksana dengan sukses di Kediri.
“Kami berterima kasih atas kesabaran dan semangat semua peserta. Semoga tahun depan Kediri kembali dipercaya menjadi tuan rumah event Vespa berskala nasional,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Mustika Adi Prayitno, menyampaikan pesan khusus untuk komunitas Vespa.
“Sejarah membuktikan, Vespa bukan sekadar kendaraan, tapi gaya hidup dan seni yang mempersatukan. Di mana pun berada, selalu ada sahabat satu rasa, satu jalan. Semoga Vespa Merah Putih meninggalkan kenangan indah di Kediri,” ujar Mustika mewakili Bupati.
Dengan semangat “Satu Vespa Sejuta Saudara”, kegiatan ini menegaskan bahwa hobi bisa menjadi jembatan persaudaraan lintas generasi dan lintas pulau.
Vespa Merah Putih Kediri 2025 bukan hanya pesta otomotif, melainkan simbol bagaimana kebersamaan, kepedulian sosial, dan cinta tanah air bisa menyatu dalam satu putaran roda Vespa.









