foto : Anisa Fadila

Ribuan Atlet Taekwondo Padati Kota Kediri! Jatim Open 2025 Jadi Magnet Sport Tourism Baru

Bagikan Berita :

KEDIRI — Kota Kediri kembali dipenuhi semangat kompetisi dan denyut ekonomi seiring bergulirnya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grade-B Jatim Open 2025 yang resmi dibuka pada Sabtu (22/11) di GOR Joyoboyo. Kehadiran 1.282 atlet beserta para pendamping dari berbagai daerah menghadirkan warna baru bagi kota ini, sekaligus menjadi momentum penting bagi penguatan sport tourism dan pembuktian kesiapan Kediri sebagai tuan rumah berbagai event berskala besar.

Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Timur, Mayjen TNI (Purn) Yusman Madayun, S.I.P., yang hadir membuka acara, memberikan apresiasi mendalam atas membludaknya peserta tahun ini. Ia menilai antusiasme tersebut menjadi sinyal positif bagi upaya pembinaan atlet muda, terutama karena minat pelajar terhadap taekwondo terus meningkat dan membutuhkan jalur kompetisi yang terarah.

“Kejuaraan ini digelar untuk menarik minat atlet, khususnya dari Jawa Timur. Minat pelajar terhadap taekwondo sangat penting karena mereka akan menjadi generasi penerus yang berpeluang besar menjadi atlet nasional,” ujarnya.

Dukungan dari pemerintah daerah juga memperkuat kesan positif dalam pelaksanaan Kejurnas kali ini. Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Toha, menilai hadirnya wasit-wasit berlisensi nasional menjadi bukti bahwa penyelenggaraan tahun ini bergerak ke level yang lebih profesional.

“Kompetisi seperti ini bukan hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga wadah lahirnya bibit-bibit unggul taekwondo. Selain itu, atmosfer olahraga di Kota Kediri semakin hidup dan berpotensi besar mendongkrak sport tourism,” jelasnya.

Dampak ekonomi terasa nyata di berbagai sektor penunjang. Arus kedatangan atlet, orang tua, pelatih, dan official membuat tingkat hunian hotel meningkat, tempat makan ramai dikunjungi, dan layanan transportasi lebih bergairah. Ketua Panitia, Joko Arianto, menegaskan bahwa momentum ini merupakan peluang strategis bagi Kota Kediri untuk terus memperkuat citra sebagai destinasi sport tourism.

“Dengan 1.282 atlet, otomatis orang tua, pelatih, dan pendamping ikut hadir. Ini peluang besar bagi Kediri untuk mempromosikan kotanya. Kalau semua cabang olahraga mengadakan event serupa, Kediri akan semakin dikenal,” ungkapnya.

Kesan positif juga datang dari para pendamping atlet. Salah satunya Rina, ibu dari Arkhan Adara Lukman—siswa kelas 1 SD Islam Sabilillah Malang 2 yang sukses meraih juara 2 kategori Kyorugi Semi Prestasi. Ia menilai penyelenggaraan Kejurnas tertib, ramah peserta, dan memberikan pengalaman yang menyenangkan selama berada di Kediri.

“Kediri selalu menyenangkan menurut saya. Kotanya nyaman, tidak macet, dan pilihan makanannya banyak,” tuturnya.

Rina juga memberi apresiasi khusus untuk penampilan N-Lions sebagai pengisi acara yang dinilai memberikan warna unik dan menambah daya tarik bagi penonton maupun pendamping yang hadir.

jurnalis : Anisa Fadila
Bagikan Berita :