Revolusi Adminduk dari Kediri: Gercep Sahaja Hadirkan Layanan Cepat dan Dekat untuk Warga Desa

Bagikan Berita :

KEDIRI – Pelayanan publik di Kabupaten Kediri terus bertransformasi. Di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana, semangat inovasi tak pernah padam. Salah satu bukti nyatanya adalah program Gercep Sahaja—Gerak Cepat Satu Hari Jadi—yang menjadi tumpuan baru dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan (adminduk).

Setelah berhasil menghadirkan layanan adminduk di setiap kecamatan pada periode pertama kepemimpinannya, kini Mas Dhito melangkah lebih jauh. Di periode keduanya, ia membawa layanan itu langsung ke desa, lebih dekat dari sebelumnya, lebih cepat dari yang dibayangkan.

“Program ini menjadikan layanan adminduk lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, tanpa harus menempuh jarak jauh atau antre berhari-hari,” ungkap Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kediri, Wirawan, Minggu (3/8/2025).

Dengan menggandeng pemerintah desa, Gercep Sahaja merevolusi sistem pelayanan. Desa cukup menyediakan perangkat sederhana—komputer, printer, koneksi internet, dan petugas pelayanan. Sisanya, Dinas Dukcapil memberikan pelatihan teknis dan menyiapkan aplikasi pelayanan. Hasilnya? Warga desa kini bisa mengurus KTP, KIA, Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga akta kematian langsung dari balai desa.

Pencetakan dokumen pun bisa dilakukan di tempat, kecuali untuk KTP dan KIA yang masih memerlukan blangko khusus dan dicetak di kantor kecamatan.

“Hingga saat ini, layanan ini sudah berjalan di 326 desa dari total 344 desa yang ada,” jelas Wirawan. Ia menambahkan bahwa antusiasme pemerintah desa sangat tinggi. Bahkan, sejak dijalankan di triwulan pertama masa jabatan kedua Mas Dhito, program ini menjadi primadona layanan publik.

Bayangkan, hanya dalam satu hari, dokumen penting warga bisa langsung selesai. Tanpa harus menunggu, tanpa harus repot.

Untuk menyempurnakan program ini, Dinas Dukcapil terus bersinergi dengan Dinas Kominfo dan DPMPD guna memastikan kesiapan jaringan dan SDM di desa-desa yang belum bisa menerapkan program ini sepenuhnya.

“Harapannya, pada tahun 2025 ini, seluruh desa di Kabupaten Kediri sudah bisa melayani adminduk secara mandiri,” pungkas Wirawan penuh optimisme.

Dengan Gercep Sahaja, Mas Dhito bukan hanya mendekatkan layanan kepada rakyat, tetapi juga menegaskan bahwa pemerintahan yang baik adalah yang hadir di tengah warganya—cepat, tepat, dan penuh kepedulian.

Bagikan Berita :