Ray Macdonald, YouTuber dan aktor asal Thailand (Anisa Fadila)

Ray Macdonald, Scooteris Thailand yang Terpikat oleh Semangat dan Kemeriahan Kediri Scooter Festival 2025

Bagikan Berita :

Kediri Scooter Festival 2025 kembali membuktikan diri bukan sekadar ajang hobi, tetapi juga ruang silaturahmi global para pecinta Vespa. Dari Kediri, semangat “brotherhood on wheels” bergema hingga ke Thailand dan seluruh dunia.

KEDIRI – Suara deru mesin Vespa berpadu dengan tawa para scooteris menggema di langit Kota Kediri. Di antara ribuan pecinta Vespa yang memadati arena Kediri Scooter Festival (KSF) 2025, tampak sosok istimewa — Ray Macdonald, YouTuber dan aktor asal Thailand, yang datang jauh-jauh dari Negeri Gajah Putih hanya untuk merasakan atmosfer kebersamaan para pencinta roda dua klasik ini.

Ray, yang dikenal luas di komunitas Vespa Asia Tenggara, tak kuasa menyembunyikan kekagumannya. Ia mengaku terpesona melihat betapa besar dan semaraknya festival tahunan ini.

“Saya sungguh kagum. Awalnya saya kira acaranya kecil, karena di media sosial saya sering melihat festival scooter digelar hampir setiap minggu. Tapi begitu tiba di sini, saya benar-benar terkejut. Pesertanya datang dari berbagai penjuru Indonesia, bahkan dari pulau-pulau jauh seperti Sumatra. Ini luar biasa besar,” tutur Ray dengan mata berbinar.

Tak hanya terpukau oleh kemegahan acara, Ray juga jatuh cinta pada pesona Kediri — dari kulinernya yang kaya rasa hingga keramahan penduduknya yang hangat.

“Makanan Indonesia lezat sekali. Rasanya mirip dengan masakan Thailand, jadi terasa akrab. Budayanya juga indah dan bahasanya punya irama yang saya suka. Saya merasa seperti di rumah sendiri,” ungkapnya.

Menurut Wiendy Widasari, juru bicara Ray, perjalanan ke Indonesia kali ini memang memiliki makna khusus. Ray datang bukan sekadar untuk bersenang-senang, melainkan untuk merasakan sensasi “scooter ekstrem” yang tidak diizinkan di negaranya.

“Ray memang sengaja datang ke Indonesia untuk ikut kegiatan scooter ekstrem. Di Thailand, jenis kegiatan seperti ini dilarang. Setelah mengetahui tentang KSF Kediri, ia langsung memutuskan untuk ikut serta,” jelas Wiendy.

Petualangan Ray dimulai pada 8 Oktober, ketika ia mendarat di Yogyakarta. Dari sana, ia menempuh perjalanan darat dengan Vespa kesayangannya menuju Kediri — sebuah perjalanan yang penuh makna, melintasi alam dan budaya Indonesia. Ia tiba pada 11 Oktober, tepat waktu untuk menyatu dalam lautan scooteris dari seluruh penjuru nusantara.

Setelah euforia KSF berakhir, Ray berencana melanjutkan perjalanan menuju Gunung Bromo, menutup kisahnya di Indonesia dengan sentuhan alam yang megah.

Kehadirannya di KSF 2025 bukan hanya menambah warna internasional dalam ajang bergengsi tersebut, tetapi juga menjadi simbol nyata bahwa persaudaraan para scooteris tak mengenal batas negara. Semangat kebersamaan dan cinta pada Vespa telah menjembatani bahasa, budaya, dan jarak — menghadirkan satu pesan universal: di atas roda kecil itu, setiap perjalanan adalah pertemuan.

jurnalis : Anisa Fadila
Bagikan Berita :