Ratusan Kuda se-Indonesia Dipastikan Meriahkan Piala Bupati Kediri

Bagikan Berita :

KEDIRI – Pacuan kuda bertajuk Piala Bupati Kediri, akan digelar di Lapangan Desa Wonorejo Kecamatan Wates, pada tanggal 28 hingga 29 Oktober 2023.

Acara ini merupakan agenda tahunan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Kediri. Selalu diikuti perwakilan peserta di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Agus Setiyoko selaku ketua pelaksana, saat dikonfirmasi Rabu (25/10).

“Ini adalah agenda tiap tahun yang diadakan Pordasi Kabupaten Kediri. Setahun minimal 1 kali bahkan sebelum covid setahun 2 kali. Alhamdulillah ini piala Mas Bup karena di Kabupaten Kediri banyak peternak kuda bahkan ada 4 peternak yang mendatangkan pejantan dari Australia dan Irlandia,” ujarnya.

Pacuan Kuda Bangkitkan Ekonomi Lokal

Agus Setyoko, Ketua Pelaksana Pacuan Kuda Piala Bupati (Sigit Cahya Setyawan)

Meskipun pendaftaran masih tersisa 2 hari lagi, namun jelas Agus, jumlah yang mendaftar sudah mencapai 150 ekor kuda.

Bahkan sebagian peserta sudah datang dan menjajal lintasan pacu pada pagi dan sore setiap harinya.

“Alhamdulillah, event spesial Piala Mas Bup, yang sudah mendaftar 150 ekor kuda. Peserta dari jauh ada Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Manado, Bandung, dan Jawa Barat. Dari Kediri ada 92 peserta yang masuk di data kami kemarin,” terang Agus menjabat Sekretaris Pordasi.

Diterangkannya, panitia penyelenggara memberikan fasilitas kepada peserta telah mendaftar, untuk mencoba lintasan pacu.

“Peserta bisa berlatih pagi mulai jam 7 hingga 9 sementara sore sekitar jam 3,” jelas Agus yang juga menjabat Kades Wonorejo.

Rencananya pacuan kuda ini akan memperlombakan berbagai kelas. Total ada 26 balapan yang akan dimulai Sabtu siang mulai pukul 12.00 wib.

“Ada sekitar 26 race terdiri dari kelas A (2000m), B, C, D, E, F itu kuda kuda poni. Ada kelas Sundel, ada kuda anjing yang dijoki anak-anak kecil, ada juga kelas khusus yakni perdog atau kelas dokaran dan kelas Cowboy yang mana itu kelasnya owner yang punya kuda harus bisa joki balapan,” ucapnya.

Agus berharap digelarnya pacuan kuda, diiringi dengan dibangun lintasan khusus oleh Pemerintah Kabupaten Kediri. “Bila ini terwujud juga berdampak pada ekonomi kerakyatan warga setempat,” imbuhnya

Jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :