Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Cipto Dwi Leksana (Sigit Cahya Setyawan)

Polisi Mengaku Terus Dalami Kasus Meninggalnya Dua Wanita Usai Kunjungi AR KTV Karaoke

Bagikan Berita :

KEDIRI – Penyelidikan kasus kematian dua perempuan yang diduga akibat mengonsumsi minuman keras di AR KTV Cafe & Karaoke, Jalan Raya Banyakan, Kediri, terus berlanjut. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena melibatkan konsumsi miras yang berujung tragis.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Cipto Dwi Leksana, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih menanti hasil uji laboratorium forensik (labfor) guna memastikan apakah terdapat kandungan zat berbahaya dalam minuman yang dikonsumsi para korban.

“Kemungkinan hasil lab akan keluar pada Senin (12/08). Untuk saat ini, kami masih menunggu kepastian soal adanya racun atau zat berbahaya,” ujar AKP Cipto pada Minggu (10/08).

Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian. Namun, proses penyidikan belum berhenti di sana. Polisi berencana memanggil dokter yang menangani korban, serta ahli dari Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jawa Timur untuk memberikan keterangan ilmiah terkait hasil pemeriksaan laboratorium.

“Keterangan dari tenaga medis dan labfor akan menjadi fondasi penting untuk melangkah ke proses penyidikan berikutnya,” jelasnya.

Sementara itu, beredar kabar bahwa pihak kepolisian telah menggeledah rumah manajer kafe yang dikenal dengan nama Sinyo. Namun, AKP Cipto dengan tegas membantah isu tersebut.

Dalam perkembangan lain, sebuah video yang tersebar di media sosial menampilkan kesaksian dari salah satu korban selamat. Dalam pengakuannya, ia menyebut bahwa para korban mengonsumsi minuman beralkohol bermerek Iceland yang dicampur dengan Greensand. Namun, hingga kini polisi masih terus menggali fakta lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya dua wanita, masing-masing berinisial IB (33) dan G (39).

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
Bagikan Berita :