KEDIRI — Dalam semangat memperingati Hari Anti Polusi Sedunia, yang jatuh setiap 2 Desember, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan menggelar sebuah gerakan nyata demi langit yang lebih bersih: Operasi Gabungan Uji Emisi Kendaraan 2025. Kegiatan ini digelar di sepanjang Jalan PK Bangsa, menghadirkan berbagai unsur penting seperti Auto 2000, Polres Kediri Kota, Dishub Provinsi Jawa Timur, Terminal Tamanan, Subdenpom, hingga Jasa Raharja—sebuah kolaborasi besar demi udara yang lebih sehat untuk semua.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar kendaraan roda empat (R4) dan roda enam (R6), baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum.
“Target awal kami sebenarnya 50 kendaraan. Tetapi antusiasme masyarakat cukup tinggi sehingga total 56 kendaraan berhasil kami periksa,” ungkapnya.
Dari pemeriksaan tersebut, tercatat 25 kendaraan bensin mengikuti uji emisi, dengan hasil 19 kendaraan lulus dan 6 tidak lulus. Sementara 31 kendaraan diesel turut diuji, menghasilkan 17 kendaraan lulus dan 14 belum memenuhi standar. Arief menegaskan bahwa kegiatan ini tidak bertujuan menindak, melainkan mengedukasi.
“Kami ingin mengajak masyarakat merawat kendaraannya agar kadar emisi tetap berada di bawah batas yang diatur dalam Permen LHK No 8 Tahun 2023,” jelasnya.
Kontribusi teknis dalam pengujian emisi didukung penuh oleh Auto 2000 Kediri. Kepala Bengkelnya, Mohammad Budi Prasetya, memaparkan bahwa pengujian dilakukan berdasarkan standarisasi kadar CO dan HC sesuai tahun produksi kendaraan. Untuk mobil bensin keluaran 2014 ke atas, batas maksimal CO adalah 0,5% dengan HC 100 ppm. Sedangkan kendaraan tahun 2007 ke bawah memiliki batas CO lebih longgar, yakni 4%, dengan HC tetap 100 ppm.
“Jika hasil uji melampaui batas, kami sarankan pemilik melakukan perawatan di bengkel pilihan mereka,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kediri berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kualitas udara dan kesehatan lingkungan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen besar Pemkot untuk menjadikan Kediri kota yang lebih bersih, nyaman, dan ramah lingkungan.
Salah satu peserta uji emisi gratis, Ubaid, mengaku merasa sangat terbantu.
“Alhamdulillah, lewat kegiatan ini saya bisa tahu kondisi emisi kendaraan saya. Terima kasih untuk Dishub dan semua pihak. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” tuturnya.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan, uji emisi ini bukan sekadar kegiatan rutin—namun sebuah langkah kecil yang mampu membawa perubahan besar bagi Kota Kediri dan generasi masa depan.
Bagikan Berita :








