KEDIRI — Penguatan kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi faktor krusial dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat, seiring perubahan pola pemasaran di era digital. Upaya mendorong pelaku usaha agar lebih adaptif terhadap perkembangan tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Digital Marketing yang diselenggarakan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sukses Jaya Berkarya, Kamis (29/1), di Jalan Tinalan Gang IV Barat No. 47, Kota Kediri.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu diiringi dengan kemampuan masyarakat dalam mengikuti dinamika dunia usaha yang semakin kompetitif.
“Di era sekarang, pelaku usaha yang tidak memanfaatkan media sosial akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat,” ujar Vinanda.
Ia menilai pelatihan digital marketing menjadi ruang belajar yang relevan karena tidak hanya memberikan pemahaman teori, tetapi juga praktik langsung. Peserta, kata dia, dilatih membangun keberanian tampil, mengemas pesan, serta menghadirkan konten yang bernilai bagi audiens. Hal tersebut penting mengingat masyarakat kini lebih memperhatikan kualitas isi, inovasi, dan pesan yang disampaikan melalui media digital.
Sejalan dengan itu, Direktur LPK Sukses Jaya Berkarya, Novianti Handayani, menyampaikan bahwa pelatihan dirancang secara aplikatif agar peserta dapat langsung menerapkan materi yang diperoleh. Materi diberikan secara bertahap, mulai dari pengenalan dasar hingga praktik langsung digital marketing.
Berbekal pengalamannya sebagai kurator Rumah Kurasi dan Bank Indonesia, sekaligus pelaku usaha catering Gomber sejak 2015, Novianti juga membagikan pengalaman praktis, termasuk berbagai kesalahan yang pernah ia alami dalam mengelola usaha.
“Dunia usaha kini telah masuk ke era digital. Bukan soal siapa yang berbicara paling keras, melainkan siapa yang mampu menyampaikan pesan secara tepat sasaran,” jelasnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 18 peserta dari beragam latar belakang, mulai dari pelaku UMKM, mahasiswa, hingga staf PDAM Kota Kediri. Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali pemahaman mengenai etika dan ketentuan penggunaan platform digital, khususnya saat melakukan siaran langsung, guna menghindari pelanggaran yang berpotensi berujung pada sanksi akun.
Manfaat pelatihan dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya Pemungkas, staf PDAM Kota Kediri di bidang marketing dan humas, yang menilai materi pelatihan sangat relevan dengan kebutuhan promosi institusi.
“Materinya lengkap, mulai dari cara menjembatani produk hingga teknik pendekatan kepada customer. Semua disampaikan dengan jelas dan mudah dipahami,” ungkapnya.
Rangkaian pelatihan diawali dengan pengenalan pemasaran digital oleh Dr. Subagyo, M.M., dilanjutkan materi tentang penentuan target pasar dan strategi digital oleh Dr. Ema Nurzainul H., M.M. Sesi berikutnya diisi pengenalan platform digital bagi pemula oleh Billy Bachtiar, S.Sn.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Novianti Handayani, S.M. yang membahas dasar-dasar pembuatan konten dan komunikasi digital, sebelum ditutup dengan sesi praktik oleh Deovani Yanuardana, S.E. yang mencakup pembuatan akun digital, penyusunan konten promosi, hingga teknik unggah konten dan interaksi dengan pelanggan.
Pelatihan ini diselenggarakan secara mandiri dan berbayar sebagai bentuk komitmen peserta dalam mengikuti proses pembelajaran secara serius. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri yang turut membuka acara.
Melalui pelatihan perdana ini, LPK Sukses Jaya Berkarya berharap dapat berkontribusi dalam mendorong UMKM dan pelaku usaha di Kota Kediri agar semakin adaptif memanfaatkan digital marketing sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha.









