KEDIRI – Sebuah gudang kayu di Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, hangus terbakar dalam insiden kebakaran hebat yang terjadi pada Senin malam (14/7). Meski tidak menelan korban jiwa, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 100 juta.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Kediri, Fanni Eryanto, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan melalui Call Center 112 sekitar pukul 21.13 WIB. Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam serta satu unit suplai air langsung dikerahkan ke lokasi kejadian di RT 2 RW 2 Lingkungan Bawang.
“Tim tiba di lokasi pukul 21.25 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api baru benar-benar padam sekitar pukul 03.10 WIB dini hari,” ujar Fanni.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala karena bangunan gudang semi permanen terbuat dari bahan mudah terbakar, membuat api cepat membesar. Meski begitu, petugas berhasil mengendalikan si jago merah tanpa hambatan serius.
Menurut kesaksian warga sekitar, Supiyah, api pertama kali terlihat setelah terdengar teriakan warga yang melihat asap tebal membumbung.
“Ada yang teriak-teriak dari luar. Begitu saya keluar rumah, api sudah besar dan menjalar dari arah timur ke barat,” tutur Supiyah.
Gudang yang diketahui sudah tutup sejak pukul 16.00 WIB itu sedang dalam keadaan kosong saat kejadian. Tidak ada aktivitas apa pun di dalamnya.
Sementara itu, pemilik gudang yang tinggal di kawasan Ndawung, Wates, belum bisa dimintai keterangan karena masih terguncang akibat peristiwa ini.
Kebakaran melahap habis seluruh bangunan dengan luas sekitar 140 meter persegi. Tidak ada aset yang berhasil diselamatkan.
Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik sebagai sumber api.
jurnalis : Anisa Fadila