Dinas Perhubungan saat melakukan sosialisasi penerapan parkir berbatas di Jalan Dhoho (Sigit Cahya Setyawan)

Pembatasan Parkir di Jalan Dhoho Akhirnya Dicabut, Benarkah Berdampak Ekonomi? atau Setoran Upeti Oknum Juru Parkir Bersurut

Bagikan Berita :

KEDIRI – Sehari usai pernyataan pedas disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Katino terkait dasar hukum. Atas rencana penerapan pembatasan parkir di kawasan jalan protokol Kota Kediri, tepatnya di Jalan Dhoho. Akhirnya Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan menyatakan mencabut larangan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, sayangnya Kepala Dinas Perhubungan Didik Catur belum bisa dikonfirmasi. Namun mengutip pernyataannya di salah satu media, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) menyebutkan. Alasan pencabutan rencana penerapan pembatasan parkir karena menggangu perekonomian bagi pedagang atau pemilik toko di Jalan Dhoho.

Dari pernyataan di atas, sebenarnya membuktikan bahwa seiring rencana pembatasan ini tidak mendapat persetujuan para pemilik toko. Bahkan guyonan di kalangan para pengusaha di kawasan tersebut, dengan pembatasan apakah justru tidak merugikan bagi oknum juru parkir. Kerap menerima uang parkir namun tanpa memberikan karcis.

“Namanya coba-coba, jelas tidak dapat upeti dari oknum juru parkir. Selama ini terima uang tapi tidak berikan karcis. Seharusnya digratiskan parkir di Jalan Dhoho, karena ini bagian bentuk pelayanan nyata pemerintah kota,” ucap salah satu pengusaha di Kota Kediri, enggan disebutkan identitasnya, Kamis (11/01)

Diberitakan sebelumnya, Katino yang juga Ketua DPC Gerindra Kota Kediri memberikan penjelasan. Bahwa memang ada kabar, rencana bahwa eks Honda Pacific Motor akan dipergunakan kantong parkir. Dengan harapan mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Cuman sampai sekarang belum dibuatkan Perda dan belum ada pembahasan. Malah ada kabar telah dilakukan uji coba dari Dinas Perhubungan. Pada radius tertentu tidak boleh parkir di Jalan Dhoho. Lalu apakah sudah ada investor terkait penggelolaan parkir? Bagaimana dengan sentra UMKM di Jalan Dhoho?,” ungkap Katino.

Katino pun berharap pihak Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan. Melakukan pemberitahuan kepada masyarakat luas dan segera menggandeng pengusaha dalam penggelolaan parkir.

editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :