Kepala UPTD Parkir Dishub Kota Kediri, Yanuar Bintang (Anisa Fadila)

Parkir Liar Bikin Semrawut, Wali Kota Kediri Turun Tangan: Beri Pemahaman!

Bagikan Berita :

KEDIRI — Fenomena parkir liar kembali menjadi sorotan utama dalam apel pagi Pemerintah Kota Kediri, Senin (24/11), di halaman Balai Kota. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, memberikan perhatian khusus terhadap persoalan yang kerap memicu kemacetan di sejumlah titik padat aktivitas.

Vinanda menegaskan bahwa perilaku sebagian masyarakat yang memarkir kendaraan sembarangan masih menjadi masalah klasik yang tak kunjung hilang. Kawasan pasar dan fasilitas umum disebutnya sebagai lokasi yang paling sering dipenuhi kendaraan yang tidak tertata.

“Masih banyak yang parkir sembarangan. Ini sering terjadi di area publik seperti pasar. Kita perlu terus sosialisasi dan memberi pemahaman ke masyarakat,” ungkapnya.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Kepala UPT Pengelola Prasarana Perhubungan (UPT P3) Dishub Kota Kediri, Yanuar Bintang, menyampaikan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik rawan pelanggaran. Penertiban akan diperkuat di lokasi yang sudah dipasang rambu larangan berhenti maupun dilarang parkir.

“Dishub sudah koordinasi. Penertiban dan pembinaan segera dilakukan, termasuk sanksi administratif untuk para pelanggar,” jelasnya.

Yanuar menyebut alasan “hanya sebentar” menjadi dalih favorit pelanggar. Namun kenyataan di lapangan seringkali berbeda: kendaraan ditinggal hingga berjam-jam. Dishub tetap mengambil langkah humanis, tetapi tidak mengabaikan penindakan.

“Sanksi mulai dari teguran lisan sampai langkah administratif. Namun kewenangan penuh sanksi administratif ada pada jajaran samping,” tambahnya.

Melalui arahan apel tersebut, Pemkot Kediri menegaskan kembali komitmen memperketat pengawasan sambil meningkatkan edukasi publik. Harapannya, penataan parkir semakin tertib sehingga arus lalu lintas dapat mengalir lancar, terutama di pusat-pusat ekonomi yang sering mengalami penumpukan kendaraan.

Bagikan Berita :