foto : Anisa Fadila

Mobil Kuno Kini Menjadi Ikon Kota Kediri, Dorong Wisata Berbasis Heritage

Bagikan Berita :

KEDIRI — Kawasan wisata Goa Selomangleng, Kota Kediri, dipadati deretan mobil klasik dari berbagai daerah dalam ajang Gathering & Rally Wisata Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Pengprov Jawa Timur bersama Korwil Kediri, Minggu (18/1). Sebanyak 220 kendaraan lawas ambil bagian, menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu agenda komunitas mobil klasik terbesar di Jawa Timur sepanjang tahun ini.

Selain menjadi ajang silaturahmi antarpecinta otomotif, kegiatan tersebut juga dikemas sebagai sarana promosi destinasi wisata dan ikon dari Kota Kediri. Kehadiran mobil-mobil lintas era produksi menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan langsung iring-iringan kendaraan bersejarah tersebut.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilainya mampu memadukan pelestarian otomotif dengan penguatan citra pariwisata daerah. Menurutnya, mobil-mobil kuno yang ditampilkan bukan sekadar koleksi, melainkan bagian dari warisan sejarah yang sarat nilai seni dan budaya.

“Gathering mobil kuno ini bukan sekadar kegiatan otomotif biasa. Kendaraan-kendaraan yang hadir memiliki nilai sejarah, seni, dan budaya yang sangat tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, komunitas mobil klasik memiliki peran strategis dalam menjaga dan mengenalkan peninggalan otomotif kepada generasi muda. Karena itu, kegiatan serupa diharapkan terus digelar sebagai sarana edukasi sekaligus pendukung pengembangan wisata berbasis heritage di Kota Kediri.

Ketua PPMKI Pengprov Jawa Timur, Tjahjana Budiman, mengatakan rally di Kediri merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam melestarikan kendaraan klasik. Menurutnya, kegiatan touring menjadi cara efektif untuk memperkenalkan mobil kuno kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat jejaring antaranggota komunitas dari berbagai daerah.

“Kami ingin terus menumbuhkan kecintaan terhadap mobil klasik. Melalui kegiatan touring, mari berkendara dengan tertib dan aman, sekaligus ikut mendukung peningkatan pariwisata Kota Kediri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Jaka Siswalelana menjelaskan pemilihan Goa Selomangleng sebagai lokasi start rally didasarkan pada nilai sejarah dan daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi unggulan Kota Kediri. Lokasi tersebut dinilai mampu memberikan kesan kuat bagi peserta, khususnya yang berasal dari luar daerah.

“Tema kegiatan ini sejalan dengan program Kediri City Tourism. Rute rally berkeliling dalam kota dengan tujuan mempromosikan destinasi wisata dan kuliner khas Kediri,” katanya.

Rally dimulai dari kawasan Selomangleng dan bergerak menyusuri sejumlah ruas utama kota menuju Pos 1 di Sasana Grida Surya PT Gudang Garam. Rombongan kemudian melintasi Jalan Doho, kawasan Stasiun Baru, hingga berhenti di jembatan lama dan jembatan baru sebagai titik lomba foto peserta.

Panitia menyiapkan dua kategori penilaian, yakni mobil terfavorit pilihan Wali Kota serta lomba foto terbaik di setiap pos. Untuk kategori mobil favorit pilihan Wali Kota, juara diraih Plymouth Belvedere American tahun 1955 milik Rojek, warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo. Para pemenang masing-masing kategori memperoleh vandel dan uang pembinaan bagi tiga peserta terbaik.

Nuansa heritage semakin terasa melalui konsep penyambutan dan konsumsi peserta yang mengusung tema tradisional. Welcome drink berupa jamu disajikan sebagai simbol budaya tempo dulu yang masih lestari. Menu makan siang pun menghadirkan hidangan rumahan seperti nasi lodeh, soto, dan sayur asem, dilengkapi buah rambutan dan pisang untuk menegaskan suasana klasik sepanjang kegiatan.

jurnalis : Anisa Fadila
Bagikan Berita :