Suasana Peringatan Waisak di Vihara Jayasaccako Kediri (Sigit Cahya Setiawan)

Memperkokoh Persatuan Dalam Keberagaman, Pesan Shangha Theravada kepada Umat Buddha

KEDIRI – Demi menjaga persatuan dalam bermasyarakat, Shangha Theravada Indonesia menyampaikan pesan kepada semua umatnya untuk menjaga toleransi. Hal ini selaras tema utama Peringatan Waisak 2024, digelar Kamis malam (24/5) di Vihara Jayasaccako Kediri.

Seiring dengan tahun politik, bakal digelarnya Pilkada Serentak. Pada Tahun 2024 ini mengusung tema ‘Memperkokoh Persatuan Dalam Keberagaman’. Rukun dalam toleransi ini tidak hanya dilakukan kepada agama lain namun kepada Buddhis yang berbeda mazhab.

Hal tersebut diungkapkan Samanera Nyanarato menyampaikan pesan Shangha Theravada Indonesia.

“Kita harus harmonis, toleransi tinggi supaya tidak memecah belah agama lain. Semoga berkah waisak bisa membawa kita umur panjang dan menebarkan perbuatan baik supaya kelak kita akan bisa menghasilkan buah kebaikan berupa kebahagiaan” ucapnya.

Umat Antusias

Suasana Peringatan Waisak di Vihara Jayasaccako Kediri (Sigit Cahya Setiawan)

Dikonfirmasi usai acara prosesi, Romo Daniel Chriestanto selaku Pandita Vihara Jayasaccako menyampaikan apresiasi, atas kehadiran umat yang cukup antusias. Terbukti dari 50 umat yang diprediksi hadir, ternyata lebih dari 70 umat.

Padahal, diketahui sebagian besar umat Vihara Jayasaccako menghadiri langsung peringatan Waisak di Candi Borobudur.

“Malam ini antusiasme tinggi kita biasanya agak sederhana cuma kali ini kita sedikit dengan perayaan. Umat kebanyakan dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri ada dari Pare, Puncu dan Wates. Ada juga dari Nganjuk. Hal tersebut karena Vihara di Kota Kediri yang bermazhab Theravada hanya di sini,” terangnya.

Jurnalis : Sigit Cahya Setiawan
Editor : Nanang Priyo Basuki