KEDIRI — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa di kawasan Jalan Sumber Bulus, Kelurahan Tosaren, Jumat (23/1) malam. Ratusan jamaah dari berbagai wilayah tampak memadati lokasi untuk mengikuti pengajian akbar bersama K.H. Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar, yang akrab disapa Gus Kautsar.
Pengajian tersebut sekaligus menjadi rangkaian acara peresmian Masjid Siti Maslakah. Tak hanya diisi kegiatan keagamaan, acara juga dirangkai dengan aksi sosial berupa pembagian sayuran gratis serta pasar murah kebutuhan pokok yang digagas keluarga besar pengurus takmir masjid.
Ketua Takmir Masjid Siti Maslakah, Bagus Lukman Hadi, menjelaskan bahwa rangkaian acara diawali dengan lantunan sholawat yang diiringi penampilan tarian sufi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Gus Kautsar, ulama kharismatik yang dikenal luas di kalangan masyarakat.
“Peresmian Masjid Siti Maslakah diharapkan menjadi tonggak hadirnya pusat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujar Bagus Lukman Hadi.
Usai pelaksanaan Salat Maghrib, jamaah terus berdatangan hingga memadati area masjid. Kepadatan jamaah tersebut menambah kuat nuansa religius yang menyelimuti lingkungan sekitar masjid sepanjang malam.
Dalam ceramahnya, Gus Kautsar menekankan pentingnya menghadirkan nilai ibadah dan keberkahan dalam setiap aktivitas yang dilakukan di masjid. Ia juga mendoakan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan dan pemakmuran masjid agar senantiasa mendapat ampunan, rahmat, dan kasih sayang Allah SWT.
Pusat Kegiatan Ibadah

Gus Kautsar turut mengingatkan hadis Rasulullah SAW tentang keutamaan membangun masjid. Menurutnya, siapa pun yang berperan dalam pembangunan masjid dengan niat ikhlas dan dukungan masyarakat akan mendapat balasan berupa rumah di surga dengan keindahan yang tak terbayangkan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa membangun masjid tidak cukup hanya dari sisi fisik semata. Yang jauh lebih penting adalah memastikan masjid benar-benar hidup dengan aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan yang berkelanjutan.
“Banyak masjid yang sudah megah, tetapi belum sepenuhnya dimakmurkan. Padahal, yang utama adalah bagaimana masjid itu terus hidup dengan jamaah dan kegiatan ibadah,” pesannya.
Ia berharap Masjid Siti Maslakah dapat menjadi pusat pembinaan keimanan serta memantik semangat masyarakat sekitar untuk istiqamah memakmurkan masjid. Gus Kautsar juga menyinggung sabda Rasulullah SAW tentang tujuh golongan yang mendapat naungan Allah SWT di hari kiamat, salah satunya adalah mereka yang hatinya selalu terpaut dengan masjid.
Acara tersebut turut dihadiri Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Cipto Dwi Leksana, yang hadir sekaligus berpamitan karena akan segera mengemban amanah baru sebagai Kasat Reskrim Polres Bojonegoro. Kehadirannya memenuhi undangan khusus dari takmir masjid, mengingat Ketua Takmir Masjid Siti Maslakah sehari-hari juga bertugas sebagai Kanit Pidsus Satreskrim Polres Kediri Kota.









