Mas Dhito Buka Daycare Padmakara: Hadirkan Rasa Aman untuk Pegawai yang Tinggalkan Buah Hati

Bagikan Berita :

KEDIRI – Suasana hangat menyelimuti Selasa pagi (25/11/2025) ketika Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meresmikan Daycare Padmakara, sebuah ruang penuh kasih yang dirancang sebagai tempat pengasuhan anak-anak pegawai Pemerintah Kabupaten Kediri. Sebuah langkah kecil namun berarti besar, terutama bagi para orang tua yang selama ini harus membagi fokus antara pekerjaan dan buah hati.

Daycare yang digagas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan para pegawai—sebuah tempat aman, nyaman, dan penuh perhatian bagi anak-anak mereka saat orang tuanya bertugas.

Berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Katang, Ngasem, Daycare Padmakara buka setiap hari kerja: Senin hingga Kamis mulai pukul 07.00–14.00 WIB, serta Jumat hingga pukul 15.00 WIB. Tempat ini bukan sekadar ruang untuk menitipkan anak, tetapi rumah kecil yang menyimpan senyum, tawa, dan harapan.

“Kita siapkan Daycare ini untuk pegawai Pemkab,” ujar Mas Dhito, sapaan akrab Bupati, dengan nada penuh optimisme. Ia berharap kehadiran daycare ini dapat menghadirkan ketenangan bagi pegawai, sehingga tak lagi dihantui kekhawatiran tentang pengasuhan anak.

Anak-anak yang berada di Daycare Padmakara akan diasuh oleh tenaga profesional yang tidak hanya menjaga, tetapi juga mendampingi proses tumbuh kembang mereka dengan sepenuh hati. “Tumbuh kembang anak tidak boleh terlewatkan oleh orang tuanya,” kata Mas Dhito. “Saya meminta para pengasuh untuk merawat anak-anak dengan hati.”

Bupati juga membuka harapan bahwa jika sistem pengasuhan ini berjalan baik, layanan day care bisa meluas dan tak menutup kemungkinan menerima anak-anak dari pekerja lainnya di masa depan.

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kediri, Nurwulan Andadari, menambahkan bahwa Daycare Padmakara hadir dengan standar layanan berbeda. Area daycare dipantau dengan kamera CCTV di berbagai titik, dan orang tua bisa melihat aktivitas anak secara real-time melalui ponsel mereka. Setiap hari, para pengasuh juga memberikan laporan kegiatan anak secara rinci.

“Sistem CCTV ini terhubung langsung ke ponsel orang tua. Ada pula catatan aktivitas harian,” jelasnya.

Saat ini terdapat 15 anak yang dititipkan di Daycare Padmakara, dua di antaranya masih bayi. Setiap anak dipastikan mendapatkan pendampingan, perawatan, dan perhatian sesuai kebutuhan.

Sebagai inisiator, Mbak Cicha—sapaan akrab Eriani Annisa—berpesan agar layanan pengasuhan tidak hanya fokus menjaga, tetapi juga memantau kebutuhan kesehatan anak. “Jadwal imunisasi, timbang badan, dan pemantauan kesehatan harus dilakukan di Daycare ini,” ujarnya tegas.

Dengan hadirnya Daycare Padmakara, Pemerintah Kabupaten Kediri seperti membuka pintu baru bagi para pegawai: pintu menuju rasa aman dan ketenangan, serta jaminan bahwa buah hati mereka berada di tangan yang penuh kasih.

Bagikan Berita :