KEDIRI – Deru mesin, aroma tanah basah, dan dentuman knalpot segera kembali menggema di Kota Tahu. Funcross Kediri Scooter Festival (KSF), dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Kediri. Bersiap menggelar pesta adrenalin yang dinanti para pecinta Vespa dari berbagai penjuru Nusantara bahkan hingga mancanegara.
Panitia memastikan persiapan berjalan nyaris sempurna. Sirkuit sepanjang 700 meter itu kini tampil lebih lebar, lebih rapi, dan lebih menantang. Batu-batu besar telah dibersihkan, lintasan disiram rutin agar debu tak mengganggu pandangan, sementara starting grid didesain lebih mewah dan modern, memberi nuansa profesional yang memanjakan mata dan semangat peserta.
“Persiapan sudah mencapai 99 persen, tinggal tahap finishing dan latihan resmi. Kami juga akan terus melakukan penyiraman setiap beberapa race agar lintasan tetap aman dan nyaman,” ujar Reza, panitia Funcross KSF, saat ditemui di lokasi, Jumat (10/10).
Disampaikan HM. Bambang Priyambodo selaku Kepala Disbudparpora Kota Kediri, bahwa jadwal latihan resmi dijadwalkan pada hari ini, (10/10) dan Minggu (12/10) sebelum babak final digelar. Panitia optimistis ajang tahun ini akan lebih semarak, apalagi jumlah peserta sudah tembus 58 orang, datang dari Yogyakarta, Malang, hingga Thailand.
“KSF memang unik. Di tengah dominasi balap motor modern, ajang ini menghadirkan pesona klasik Vespa yang berpadu dengan adrenalin lintasan tanah. Para rider menyiapkan motor mereka dengan teliti—dari mesin hingga suspensi—seolah setiap baut memiliki nyawa tersendiri,” ungkap Abah BP sapaan akrabnya.
Bukan Hanya Ajang Balapan

Tahun ini, lomba dibagi ke empat kelas: standar pabrik, standar tune up, FFA, dan S-Pan (kelas gandengan samping). Hadiah per kelas mencapai Rp2.500.000, dengan biaya pendaftaran hanya Rp100.000, dan juara diambil hingga posisi lima.
Bagi peserta seperti Panca dari Papar, event ini bukan sekadar kompetisi. Ia menyebutnya “pesta semangat dan kebersamaan.”
“Namanya juga Funcross, tantangannya seru. Motor saya sudah siap dari mesin sampai suspensi. Saya ikut karena hobi, bukan sekadar mengejar juara,” ujarnya sambil tersenyum di bawah terik matahari.
Filosofi “fun” dalam Funcross tampak nyata—di mana tawa, tanah, dan tantangan berpadu jadi satu. Di balik percikan lumpur dan debu yang beterbangan, ada semangat komunitas yang kuat: menjaga warisan Vespa tetap hidup dengan cara yang paling menggetarkan—melaju kencang di atas tanah Kediri.
Funcross Kediri Scooter Festival bukan hanya ajang balapan, tetapi juga panggung budaya otomotif yang memadukan tradisi dan modernitas. Setiap tahun, event ini mengingatkan bahwa di balik suara bising mesin, ada harmoni antara manusia, mesin, dan tanah yang mereka cintai.
Kediri kembali bersiap untuk bergemuruh—bukan hanya karena suara knalpot, tapi karena semangat para pengendara yang datang membawa satu tujuan: menikmati kebebasan di atas roda klasik yang tak lekang oleh waktu.
Bagikan Berita :








