KEDIRI — Ribuan siswa madrasah memadati halaman MTsN 2 Kediri, Jumat (17/1), untuk mengikuti jalan santai kerukunan dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80. Langkah mereka menyatu membawa pesan kebersamaan, kesehatan, dan semangat toleransi lintas generasi.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Kediri tersebut mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Lebih dari 5.000 peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan latar belakang turut ambil bagian, menjadikan jalan santai ini sebagai salah satu peringatan HAB paling meriah di Kota Kediri.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menilai peringatan HAB ke-80 melalui jalan santai bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana refleksi tentang makna pendidikan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan.
“Pendidikan tidak hanya berbicara soal kecerdasan intelektual, tetapi juga mencakup kecerdasan emosional, pembentukan akhlak, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap kesehatan. Semua nilai itu tercermin dalam kegiatan jalan santai hari ini,” ujar Vinanda.
Ia menambahkan, tema HAB tahun ini selaras dengan karakter masyarakat Kota Kediri yang dikenal rukun dalam keberagaman. Kerukunan, lanjutnya, bukanlah sesuatu yang muncul dengan sendirinya, melainkan hasil dari sinergi dan komitmen bersama yang terus dijaga.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri, A. Zamroni, menjelaskan bahwa jalan santai kerukunan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HAB ke-80 yang sarat nilai kemanusiaan dan persatuan.
Menurut Zamroni, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam merawat kerukunan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Mulai dari lembaga pendidikan keagamaan, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, hingga Pemerintah Kota Kediri turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
“Kami sengaja melibatkan anak-anak agar nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi dapat ditanamkan sejak dini. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang memiliki sikap toleran dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman,” jelasnya.
Peserta jalan santai berasal dari siswa Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah, baik negeri maupun swasta, serta para guru RA, MTs, dan MA. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, pengasuh pondok pesantren, guru TPQ, serta madrasah diniyah.
Rute jalan santai menempuh jarak sekitar lima kilometer dan disesuaikan dengan kondisi peserta dari berbagai kelompok usia. Melalui kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kota Kediri berharap nilai kebersamaan, toleransi, dan sinergi lintas agama tidak berhenti pada momentum peringatan HAB, tetapi terus terwujud dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian acara, panitia membagikan berbagai hadiah menarik kepada peserta. Hadiah utama yang disediakan antara lain sepeda, televisi, dispenser, kipas angin, serta sejumlah doorprize lainnya yang menambah semarak peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama RI di Kota Kediri.









