foto : Anisa Fadila

Inilah Para Perempuan Tangguh Kota Kediri, Teguhkan Peranan Melalui GOW Wujudkan Kesetaraan dan Kemapanan

Bagikan Berita :

KEDIRI – Semangat perempuan tangguh kembali menyala di Kota Kediri. Di bawah langit cerah ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Selasa (14/10), Wali Kota Kediri Vinanda Prameswari—akrab disapa Mbak Wali—melantik jajaran baru Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Kediri masa bakti 2025–2030.

Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, Mbak Wali menyampaikan apresiasi tulus kepada Novita Bagus Alit, Ketua GOW periode 2021–2025, beserta jajaran pengurusnya. Ia menilai, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, kepemimpinan Novita berhasil menjaga bara semangat GOW tetap menyala—aktif, konsisten, dan berdampak bagi masyarakat.

“Di tengah keterbatasan, mereka tetap berbuat. Itu bukti bahwa perempuan Kediri memiliki daya juang luar biasa,” tutur Mbak Wali dengan nada penuh bangga.

Kini, tongkat estafet kepemimpinan beralih ke tangan Hj. Faiqoh Azizah Muhammad, istri Wakil Wali Kota Kediri KH. Qowimmudin Thoha. Sosok yang dikenal hangat dan visioner itu resmi menakhodai GOW Kota Kediri untuk lima tahun ke depan.

Mbak Wali berpesan agar GOW terus berinovasi dalam memperkuat peran perempuan sebagai mitra sejajar dalam pembangunan daerah.

“Kontribusi perempuan di Kota Kediri sudah tinggi, namun perjuangan belum usai. Masih ada sekat-sekat budaya dan struktur yang membatasi ruang perempuan untuk bersuara dan memimpin. Karena itu, GOW harus menjadi wadah bagi perempuan untuk menyalurkan ide dan gagasan membangun kota yang berlandaskan kesetaraan,” ujarnya tegas.

Sementara itu, Novita Bagus Alit—yang kini menutup masa baktinya dengan senyum lega—menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh organisasi wanita yang telah berkolaborasi selama ini.

“Dari pelatihan keterampilan, bazar, hingga anjangsana, kami jalankan dengan semangat kebersamaan. GOW bukan sekadar wadah, tapi keluarga besar yang saling menopang,” ungkap Novita, yang juga istri mantan Sekda Kota Kediri, Bagus Alit.

Ia menyebutkan, hingga 2025, terdapat 28 organisasi wanita yang tergabung dalam GOW dengan 18.874 anggota aktif—sebuah kekuatan sosial yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Sang nahkoda baru, Ning Faiqoh, tampil dengan semangat segar. Dalam pidato perdananya, ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan capaian para pendahulu sembari menghadirkan inovasi yang lebih adaptif terhadap zaman.

“Amanah ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar. Kami akan melanjutkan langkah-langkah baik yang sudah dirintis, sekaligus membuka ruang baru agar GOW semakin relevan dan berdampak bagi perempuan dan keluarga di Kota Kediri,” ujarnya dengan mata berbinar.

Sebagai langkah awal, Faiqoh mengumumkan program penutup tahun 2025: senam bersama dan lomba Mars GOW yang akan diikuti seluruh organisasi wanita di bawah naungan GOW Kota Kediri. Program ini menjadi simbol sinergi dan kekompakan, sekaligus penanda awal babak baru perjalanan GOW.

Dari ruang Joyoboyo, gema semangat perempuan Kediri kembali menggema. Di tangan para perempuan tangguh inilah, wajah Kota Kediri terus dirajut dengan benang kesetaraan, kolaborasi, dan cinta pada kemajuan.

Perempuan Kediri tak hanya berdiri di belakang kemudi, tapi kini ikut menulis arah masa depan kota mereka—dengan langkah mantap, senyum hangat, dan tekad yang tak pernah padam.

jurnalis : Anisa Fadila
Bagikan Berita :