KEDIRI – Mengenal Athaya Bramantya Al Endra salah satu dari dua atlet yang dikirim ke pekan olahraga provinsi (Porprov) Jawa Timur mewakili Kota Kediri pada Juli 2025 nanti. Bram sapaan akrabnya telah mengikuti Porprov sejak berusia 13 tahun.
Kala itu Bram masih duduk di bangku Kelas 7 SMPN 8 Kota Kediri. Saat ditemui di rumahnya, Jumat kemarin, dia berbagi cerita tentang perjalanan kariernya.
“Tertarik ke Anggar karena dorongan ayah waktu itu lihat YouTube tentang Anggar langsung ingin ikut latihannya,” terang pria berusia 16 tahun.
Meski baru pemula dirinya langsung masuk tim Porprov Kota Kediri di Situbondo dan membawa pulang medali perunggu dari nomor beregu.
Tak cukup sampai disitu dirinya terus mengikuti kejuaraan seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Banyuwangi dan Porprov di Sidoarjo tahun 2023. Namun sayang usahanya untuk berprestasi kembali masih gagal.
“Di Banyuwangi waktu itu kalah telak saat lawan asal Bali. Dia sepertinya WNA, badan tinggi besar. Itu jadi pengalaman tak terlupakan. Kalau di Sidoarjo kalah karena perbedaan usia atau kalah senior,” ungkapnya.
Demi target meraih medali di ajang Porprov 2025 Malang Raya dirinya berlatih secara intensif di GOR Joyoboyo Rabu hingga Sabtu bersama Ery Bima Kusuma Widakdu, rekan Bram yang juga akan tampil di Porprov 2025.
Selain itu dirinya akan coba latihan tanding di Surabaya karena menurutnya disana banyak lawan dari klub-klub besar Anggar. Segala persiapan dicoba untuk memenuhi target yang dibebankan oleh Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Kediri, Katino dimana menargetkan medali perak.
“Saya sangat optimis meraih medali. Sesuai target adalah medali perak namun target saya pribadi yang penting bisa pulang bawa medali,” jelas pria bertinggi 180 cm itu.
Sebagai informasi baik Athaya Bramantya Al Endra maupun Ery Bima Kusuma Widakdu adalah 2 Atlet yang dikirim Kota Kediri untuk Anggar nomor perorangan Degen.
Jurnalis: Sigit Cahya SetyawanBagikan Berita :









