KEDIRI – Dalam suasana malam yang khidmat di Balai Kota Kediri, Kamis (9/10), HM. Ferry Djatmiko, S.Sos., M.Si. resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Kediri oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.
Upacara pelantikan berlangsung penuh makna, menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan di tubuh birokrasi Kota Kediri.
Ferry Djatmiko bukan sosok baru bagi jajaran aparatur sipil negara (ASN) Kota Kediri. Ia dikenal sebagai figur birokrat yang matang pengalaman, dengan perjalanan karier yang panjang dan konsisten.
Sebelum dipercaya sebagai Pj Sekda, Ferry telah mengemban berbagai jabatan penting:
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri
Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)
Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan
Dan terakhir, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebelum menerima amanah baru sebagai Pj Sekda.
Pengalaman lintas bidang itu menjadikannya sosok yang memahami dengan mendalam struktur dan dinamika birokrasi Kota Kediri.
Dalam prosesi pelantikan, Ferry tampil sederhana namun penuh keyakinan. Ia menegaskan bahwa penunjukan dirinya melalui proses seleksi terbuka dan profesional.
“Prosesnya melalui seleksi, dengan tahapan mulai dari tes potensi, tes psikologi, hingga tes kejiwaan. Semua pejabat eselon dua memiliki kesempatan yang sama. Jadi prosesnya terbuka dan merata,”
ungkapnya usai pelantikan.
Sebagai aparatur negara, Ferry mengaku siap menjalankan amanah di mana pun ditempatkan.
“Bagi saya, di mana pun ditempatkan adalah bagian dari pengabdian. Tugas ASN adalah bekerja di posisi yang dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat,”
ujarnya.
Komitmen Menjaga Sinergi Birokrasi
Menjawab tantangan baru sebagai Pj Sekda, Ferry mengaku sudah terbiasa dengan peran koordinatif dan manajerial.
Menurutnya, posisi Sekda menuntut kemampuan menyatukan berbagai perangkat daerah dalam satu irama kerja yang selaras dan efektif.
“Tugas Sekda sebenarnya tidak jauh dari apa yang saya jalankan sebelumnya. Intinya mengoordinasikan, mengonsolidasikan, dan menjaga komunikasi yang harmonis antarperangkat daerah,”
jelasnya.
Ia juga berkomitmen menjaga stabilitas birokrasi di tengah transisi dan memastikan setiap kebijakan berjalan dengan baik sesuai arahan Wali Kota Kediri.
Penunjukan Ferry Djatmiko sebagai Pj Sekda bukan hanya soal rotasi jabatan, tetapi juga kepercayaan terhadap kompetensi dan integritasnya.
Dengan pengalaman memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah, Ferry diharapkan mampu memperkuat sinergi antarinstansi, mendorong efisiensi, dan memastikan pembangunan kota berjalan sesuai visi Wali Kota.
Pelantikan malam itu menjadi lebih dari sekadar seremonial. Ia adalah simbol kesinambungan, dedikasi, dan tanggung jawab yang tumbuh dari perjalanan panjang seorang abdi negara.
Kota Kediri kini berada dalam fase penting pembangunan. Dengan Ferry Djatmiko di posisi strategis sebagai Pj Sekda, diharapkan koordinasi lintas sektor berjalan lebih kuat dan kolaboratif.
Langkahnya ke depan akan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program prioritas daerah, terutama dalam bidang ekonomi, infrastruktur, dan pelayanan publik.
Ketenangan dan kerendahan hatinya menjadi karakter yang dipercaya dapat menyejukkan birokrasi, sekaligus membawa energi positif bagi para ASN untuk bekerja dengan semangat baru.
“Kunci keberhasilan pemerintahan adalah komunikasi dan kolaborasi. Selama kita menjaga itu, semua bisa berjalan baik,”
tutup Ferry dengan senyum tenang.









