KEDIRI – Polres Kediri Kota merilis pencapaian kinerjanya selama tahun 2024, digelar di Ruang Rupatama Mako Polres Kediri Kota, Minggu (29/12). Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, memaparkan data pencapaian bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota selama dipimpin nya.
Sepanjang tahun 2024, Polres Kediri Kota berhasil menurunkan jumlah kasus kriminal dari 272 kasus pada 2023 menjadi 244 kasus. Penurunan ini menunjukkan efektivitas upaya pencegahan dan penegakan hukum yang dilakukan oleh jajaran kepolisian.
Sementara itu, pengungkapan kasus narkoba menunjukkan tren peningkatan. Satnarkoba Polres Kediri Kota berhasil mengungkap 90 kasus narkoba, naik dari 86 kasus di tahun sebelumnya. Jumlah tersangka yang diamankan juga melonjak signifikan, dari 108 orang pada 2023 menjadi 141 orang di 2024.
“Dengan capaian ini, Satnarkoba dinobatkan sebagai satuan dengan pengungkapan kasus tertinggi di jajaran Polda Jawa Timur,” ujarnya
Selain itu, Polres Kediri Kota juga mencatat 232 kasus peredaran minuman keras (miras) ilegal selama 2024.
Di sisi lain, pelanggaran lalu lintas mengalami peningkatan signifikan sebesar 98%, dari 27.572 pelanggaran pada 2023 menjadi 54.762 pelanggaran di 2024.
Kapolres menjelaskan bahwa peningkatan ini dipengaruhi oleh intensitas patroli dan pendisiplinan yang dilakukan personel Satlantas. Memang patut diacungi jempol di bawah kepemimpinan AKBP Bram, sejumlah prestasi bahkan apreasi dari warga atas kerja Kepolisian.
“Perubahan sistem penindakan dari yang sebelumnya hanya berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) pada 2023, kini dikombinasikan dengan sistem hunting pada 2024” ujar AKBP Bramastyo.
Selain itu ada beberapa pembangunan infrastruktur renovasi Masjid Baiturrahim, pembangunan pollmart, pembangunan parkir, akses masuk, renov tenis bhayangkara, pembangunan pagar kantor, outdoor videotron, tempat gym, pujasera PK Bangsa.
Sementara itu program selama 2024 diantaranya Shubuh keliling, karomah, ngopi bareng kapolres, sapa pagi sapa malam, sinergitas ulama, patroli bersama TNI, anjangsana personel sakit menahun, sambung roso, dan reward umrah kepada anggota.
jurnalis : Sigit Cahya Setyawan