Drama Kanjuruhan: Arema Bangkit di Injury Time

Bagikan Berita :

MALANG – Derby Jawa Timur antara Arema FC dan Persik Kediri berlangsung sarat tensi dan drama. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Kanjuruhan, Jumat (11/01), Arema harus bekerja keras sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 2-1.

Sejak peluit awal dibunyikan, Arema tampil agresif dengan mengandalkan permainan umpan pendek cepat. Duet Dalberto dan Valdeci Morreira menjadi tumpuan serangan Singo Edan dan beberapa kali menguji barisan pertahanan Persik. Namun, disiplin lini belakang Macan Putih masih mampu meredam gempuran tuan rumah.

Persik mulai keluar dari tekanan memasuki pertengahan babak pertama. Serangan balik yang dimotori Williams Lugo dan Ezra Walian sempat merepotkan pertahanan Arema, meski belum menghasilkan gol. Hingga jeda turun minum, kedua tim gagal memecah kebuntuan dan skor tetap kacamata.

Memasuki paruh kedua, Persik melakukan perubahan strategi dengan memasukkan M. Supriadi menggantikan Wigi Pratama. Kendati demikian, Arema tetap mendominasi penguasaan bola dan terus menekan melalui Dalberto sebagai penggerak utama serangan.

Langkah berani Persik membuahkan hasil setelah memasukkan Bayu Otto dan Pedro Matos pada menit ke-66. Tekanan yang dibangun akhirnya berbuah gol pada menit ke-79. M. Supriadi sukses memanfaatkan umpan terobosan Ezra Walian dan menuntaskan peluang dengan dingin untuk membawa Persik unggul 1-0.

Saat kemenangan tampak sudah di depan mata, petaka justru datang di masa injury time. Hujan deras yang mengguyur Stadion Kanjuruhan seolah mengiringi runtuhnya konsentrasi Persik. Pada menit ke-90+5, Supriadi yang sebelumnya menjadi pahlawan malah mencetak gol bunuh diri saat gagal menghalau bola liar di depan gawang.

Drama belum berakhir. Arema memanfaatkan momentum kebangkitan itu dengan sempurna. Sundulan Ian Lucas Puleio yang menyambut umpan Dwiki Mardiyanto di menit-menit akhir memastikan kebalikan nasib kedua tim. Arema menutup laga dengan kemenangan 2-1.

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Persik yang harus pulang tanpa poin, sementara Arema sukses mengamankan tiga angka penting dan naik ke peringkat 10 klasemen sementara.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan
Bagikan Berita :