KEDIRI – Pasangan H Deny Widyanarko bersama Hj. Mudawamah optimis melangkah kaki bersama dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kediri. Semua ini tidak lepas dukungan diberikan Partai NasDem dan PKB, serta doa restu diberikan Ketua Umum Muslimat NU, Hj. Khofifah Parawansa.
Demi mewujudkan menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kediri, DPD Partai NasDem menggelar rapat konsolidasi pemenangan bertempat di salah satu gedung pertemuan di Kota Kediri, Minggu (14/07).
Acara ini dihadiri Deny beserta wakilnya Mudawamah, merupakan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kediri.
Disampaikan Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Kediri, H. Lutfhi Mahmudiono. Rapat konsolidasi ini sebagai bentuk keseriusan partai untuk mengusung Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati yang telah direkomendasi oleh partainya.
“Hari ini kita melakukan kerja politik untuk meningkatkan popularitas beliau. Tentu pada tanggal 27 November 2024 kita berharap elektoral beliau nanti sangat tinggi. Kalau bisa target 70 persen untuk kemenangan Kakak Deny dan Kakak Mudawamah,” ungkapnya dihadapan puluhan jurnalis.
Acara juga dihadiri Ketua Bappilu DPW Partai NasDem Jawa Timur, Suhandoyo ini. Diterangkan Lutfi Mahmudiono, bahwa Nasdem akan terus bergerak untuk mensosialisasikan pasangan Deny Widyanarko dan Mudawamah.
“Sosialisasi lewat bahan bahan alat peraga kampanye dan sebagainya, ini sudah kita mulai.Kita konsolidasi dari pengurus desa kita hadirkan di IKCC Hotel Insumo. Dalam rangka untuk memberikan pemahaman kepada para kader partai Nasdem agar tetap tegak lurus,” ungkapnya.
Dikonfirmasi usai rapat, Deny Widyanarko merupakan sosok pengusaha, bersyukur diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi misi Program Kediri Hebat.
“Kita punya visi misi mewujudkan desa kuat menuju Kediri hebat. Jadi Desa kuat itu bagaimana kita breakdown per desa sekitar 300 hingga 500 juta. Itu bisa diharapkan mampu menggerakkan kegiatan pembagunan ekonomi. Sehingga dusun tersebut menjadi dusun yang kuat mandiri ini yang akan menjadikan Kediri hebat,” jelasnya.
Sementara Mudawamah menegaskan bahwa dirinya telah siap dan banyak belajar dari pengalaman Pilkada sebelumnya.
“Kami mendapat dukungan penuh dari Ibu Ketua Umum Muslimat serta para tokoh ulama. Ini merupakan momen kekuatan Nahdlatul Ulama bersatu untuk mengusung kita,” jelasnya.
editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









