Cegah Stunting dan Siapkan Generasi Unggul di Kota Kediri, SPPG Pojok 3 Diresmikan

Bagikan Berita :

KEDIRI – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pojok 3, Rabu (7/1/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam memperkuat layanan gizi bagi kelompok rentan sekaligus menyiapkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.

SPPG Pojok 3 melayani sebanyak 1.206 penerima manfaat dari 13 titik layanan. Sasaran program ini mencakup peserta didik jenjang PAUD, TK/RA, SD/MI, serta kelompok B3 yang terdiri dari balita non-PAUD, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota yang akrab disapa Gus Qowim menegaskan bahwa keberadaan SPPG Pojok 3 sejalan dengan semangat Visi Kota Kediri MAPAN. Menurutnya, layanan gizi ini menyasar kelompok strategis yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

“Dari dapur inilah kualitas kesehatan, kecerdasan, dan daya saing generasi Kota Kediri ke depan mulai dibangun,” ujarnya.

Gus Qowim menjelaskan, asupan makanan bergizi memiliki peran krusial bagi tumbuh kembang anak-anak, baik sebagai bekal belajar maupun untuk mendukung perkembangan fisik dan mental secara optimal. Bagi balita, gizi seimbang menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan stunting. Sementara bagi ibu hamil dan ibu menyusui, pemenuhan gizi merupakan bentuk perlindungan dasar bagi ibu dan calon generasi penerus.

Karena itu, ia berpesan agar pengelolaan SPPG Pojok 3 dilakukan secara disiplin, profesional, dan bertanggung jawab. Mulai dari kebersihan dapur, kualitas bahan pangan, ketepatan waktu distribusi, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat, seluruhnya harus dijalankan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Kepada pengelola dan tenaga gizi, pastikan setiap makanan yang diproduksi aman, bergizi, dan memenuhi standar Badan Gizi Nasional. Jangan hanya mengejar jumlah porsi, tetapi jaga kualitas setiap sajian. Setiap porsi yang keluar dari dapur ini adalah bagian dari masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Qowim berharap SPPG Pojok 3 juga mampu menjadi penggerak ekonomi lokal dengan memanfaatkan bahan pangan dari petani, peternak, dan pelaku UMKM di Kota Kediri. Dengan demikian, program pemenuhan gizi tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat ekonomi kerakyatan.

Peresmian SPPG Pojok 3 turut dihadiri Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Jalil, Anggota DPR RI Nurhadi, Anggota Pembina Yayasan Laskar Peduli Sesama Khusnul Arif, Kepala SPPG Pojok 3 Ahmad Naufal Hanif, Camat Mojoroto Abdul Rahman, unsur TNI-Polri, tiga pilar Kelurahan Pojok, tokoh agama, tokoh masyarakat, relawan, serta warga setempat.

Bagikan Berita :