foto : Anisa Fadila

Cara Unik Tingkatkan Konsumsi Ikan di Kalangan Pelajar: Edukasi, Demo Masak, dan Camilan Ikan

Bagikan Berita :

KEDIRI – Upaya membiasakan anak-anak gemar makan ikan sejak dini kembali digelorakan melalui program Gemarikan Goes to School, yang kali ini berlangsung di SDN Singonegaran 1, Kamis (20/11). Program ini menjadi ajang pengenalan ragam olahan ikan yang mudah dibuat, lezat, dan kaya nutrisi, sekaligus mengajak siswa lebih dekat dengan bahan pangan bergizi tersebut.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan bahwa membangun kebiasaan makan ikan tidak cukup dilakukan di sekolah saja. Peran keluarga, terutama orang tua, sangat dibutuhkan untuk meneruskan kebiasaan tersebut di rumah.

“Harapannya, mulai besok para orang tua mencoba membuat berbagai olahan ikan. Pilihannya banyak—dari ikan lokal hingga ikan laut. Kita ini negara maritim, jadi penting untuk membiasakan konsumsi ikan,” ujarnya.

Selaras dengan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Ir. UN Achmad Nurdin, MM, juga menilai program ini sangat relevan dengan pola makan anak-anak zaman sekarang yang semakin akrab dengan makanan cepat saji dan minuman tinggi gula. Intervensi sejak usia sekolah dasar penting dilakukan agar mereka kembali mengenal makanan sehat yang sesungguhnya.

“Kami ingin meningkatkan angka gemar makan ikan sejak anak-anak. Harapannya, indeks konsumsi ikan di Kota Kediri terus naik,” jelasnya.

Sebagai bentuk edukasi langsung, para siswa menerima paket makanan berbahan ikan seperti abon lele, abon patin, dan keripik kulit patin. Dengan bentuk olahan yang praktis dan familiar, anak-anak diharapkan semakin terbuka terhadap berbagai rasa ikan dan mengetahui bahwa ikan bisa menjadi camilan yang enak sekaligus bergizi.

Minat siswa semakin meningkat saat sesi praktik memasak digelar. Kepala SDN Singonegaran 1, Mar’atus Sholihah, S.Pd.I, menyebut kegiatan ini efektif karena anak-anak tak hanya mendengarkan teori, tetapi turut mencoba dan merasakan langsung aneka kreasi olahan ikan.

“Lewat praktik memasak bersama chef, anak-anak melihat banyak variasi olahan—mulai dari abon sampai topping pizza. Itu membuat mereka penasaran, dan ternyata banyak yang akhirnya menyukai,” ungkapnya.

Ia menambahkan, banyak siswa yang menghabiskan hidangan yang disajikan. Hal ini menjadi bukti bahwa pendekatan kreatif dalam mengolah ikan dapat menumbuhkan minat konsumsi sejak dini. Sekolah berharap kebiasaan sehat ini bisa dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

jurnalis : Anisa Fadila
Bagikan Berita :