KEDIRI – Dentuman drum, petikan gitar, dan sorotan lampu panggung berbaur menciptakan euforia Brantastic. Sabtu (13/9) malam, Taman Brantas seolah bertransformasi menjadi arena ekspresi anak muda Kediri. Belasan band lokal hingga solois tampil penuh energi, menghidupkan suasana dan membuat puluhan pengunjung larut dalam irama musik yang bergema hingga malam. Brantastic hadir bukan sekadar hiburan malam, tetapi juga sebagai ruang bagi talenta lokal untuk menyalakan cahaya kreativitasnya.
Lebih dari sekadar pertunjukan, Brantastic dirancang sebagai wadah pembibitan musisi dan seniman muda. Melalui ajang ini, bakat-bakat segar terasah secara alami sehingga kelak bisa menjadi pilihan utama ketika pemerintah kota menggelar acara resmi. Dengan begitu, Kediri tak perlu lagi mendatangkan pengisi acara dari luar, sebab anak-anak muda daerah sudah siap mengisi panggung dengan kualitas yang membanggakan.
Diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, Brantastic rutin digelar setiap dua minggu sekali. Selain memberi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, kegiatan ini juga menghidupkan suasana taman kota sekaligus berkontribusi menambah Pendapatan Asli Daerah melalui retribusi parkir.
“Brantastic menampung berbagai talenta, mulai dari musik, tari, band, cosplayer, hingga komedi. Bukan hanya bagi mereka yang sudah profesional, tapi juga untuk yang baru mencari pengalaman tampil,” jelas Hadi, panitia Brantastic.
Pada edisi kali ini, sekitar 12 penampil unjuk kebolehan. Ada anak-anak sekolah dasar yang piawai memainkan drum, gitar, hingga bass solo, juga band-band remaja dengan energi membara. Sebagian besar berasal dari Kediri, namun sejumlah penampil datang dari luar kota, menambah ragam warna acara.
Antusiasme penonton terasa kental sepanjang malam. Dinan, pengunjung asal Mojokerto yang tengah magang di Kediri, mengaku terkesima dengan atmosfer Brantastic.
“Biasanya Taman Brantas di sore hari hanya ramai orang duduk santai, suasananya cenderung sepi. Tapi dengan adanya acara musik seperti ini, taman jadi jauh lebih hidup. Band-band lokalnya juga unik dan seru ditonton,” ungkapnya.
Dengan dentuman musik yang bergema di tepi Sungai Brantas, Brantastic membuktikan diri sebagai ruang kreatif anak muda sekaligus denyut baru kehidupan malam Kota Kediri. Ia bukan sekadar panggung hiburan, melainkan simbol tumbuhnya generasi seniman yang siap mengangkat nama daerahnya lewat karya.









