KEDIRI – Pasca pertemuan antara Forkopimda Kota Kediri, Polda Jatim, Panpel Persik dan perwakilan suporter di Balai Kota Kediri, disepakati laga tersebut tanpa ada penonton di Stadion Brawijaya. Diterangkan Widodo Hunter mewakili Panpel Persik dikonfirmasi Kamis (09/03). Bahwa keputusan ini dianggap adil, meski sebenarnya ada beberapa Persikmania merasa keberatan.
Keputusan hasil pertemuan tersebut, pertandingan melawan Persija Jakarta akan tetap dilaksanakan di Stadian Brawijaya dengan ketentuan tidak ada kuota untuk suporter tamu. Kemudian untuk jumlah penonton Persikmania yang hadir pada laga tersebut masih dibatasi 50% dari jumlah keseluruhan. “Artinya panpel yang menjual 6.000 tiket,” terang Widodo Hunter.
Kemudian saat menjamu Persebaya diputuskan tanpa ada penonton baik dari tim tuan rumah maupun tim tamu. Kemudian pertandingan berikutnya menjamu Persikabo dan Persita, tidak ada kuota bagi pendukung tim tamu. Diterangkan Widodo Hunter, bahwa keputusan itu dianggap adil karena sebelumnya pihak pemangku keamanan merekomendasikan laga di luar Kediri.
“Alhamdulillah pertandingan tersebut terselenggara di Kediri. Kami sempat mencari stadion pengganti sesuai dengan arahan pemangku keamanan. Berarti kita harus bertanding di luar Kediri. Akhirnya kita mendapat win–win solusi yang luar biasa. Mendapat izin menggelar pertandingan di Kediri tanpa penonton kedua belah pihak. Pertandingan menjamu Persebaya dilaksanakan Sabtu 18 Maret 2023 pukul 15.00 WIB,” jelasnya.
Bagus Hoetomo selaku Ketua Aliansi Suporter Persik membenarkan atas keputusan tersebut. Menurutnya ini merupakan keputusan terbaik dari semua pihak, meski sebenarnya hubungan Persikmania dengan Bonekmania sangat baik layaknya keluarga.
“Kami dengan Bonek tidak ada masalah selama ini, bahkan hubungan kami sangat baik seperti keluarga. Demi menjaga rasa persaudaraan itulah, daripada hanya dihadiri suporter tuan rumah saja. Lebih baik digelar tanpa penonton saja. Bila Bonek dilarang maka kami juga sepakat laga digelar tanpa suporter,” tegasnya.
Jurnalis : Bram Radyan Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









